Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bantaeng

Banyak Mati Akibat Kebakaran, Warga Bonto Lojong Bantaeng Berharap Ada Penaman Pohon

Pohon Pinus di Desa Bonto Lonjong, Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng, Sulawesi-selatan kini banyak yang mati.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Pohon Pinus yang mati akibat kebakaran di kawasan Hutan gunung Loka, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. 

TRIBUNABANTAENG.COM, BANTAENG - Pohon Pinus di Desa Bonto Lonjong, Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng, Sulawesi-selatan kini banyak yang mati.

Pohon Pinus banyak mati akibat kebakaran yang terjadi di kawasan hutan beberapa bulan yang lalu.

Salah satu warga Desa Bonto Lojong, Darman berharap adanya kegiatan penanaman pohon yang dilakukan pemerintah untuk kembali untuk mengganti pohon yang telah mati.

"Sempat terbakar beberapa bulan lalu. Banyak pohon pinus mati. Sekarang sudah banyak yang sudah tumbang dan cepat atau lambat bakalan tumbang semua. Jadi perlu ada penanaman pohon," kata Darman kepada TribunBantaeng.com, Senin, (26/10/2020).

Penyebab kebakaran belum diketahui hingga saat ini. Kata dia, biasanya diakibatkan gesekan daun pohon pinus yang menghasilkan api.

Apabila terjadi gesekan daun yang menimbulkan ada api walaupun kecil, tak butuh waktu lama akan menyebar dan pohon pinus akan cepat terbakar.

Apalagi getah pohon pinus yang disadap akan mempercepat besarnya api karena getahnya yang sangat cepat terbakar.

"Biasnya gesekan daun yang menghasilkan api. Biar api kecil pasti cepat menyebar kedaun lain sampai besar. Dan itu yang disadap pasti cepat terbakar," ujarnya.

Olehnya itu, ia berharap adanya penanaman pohon utamanya di gunung loka yang juga sempat terbakar.

Sebab, apabila tidak dilakukan penanaman pohon bakal menimbulkan bencana lonsor.

"Harusnya cepat dilakukan penanaman pohon supaya tidak terjadi bencana longsor," jelasnya.

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved