Tribun Tana Toraja

Aksi Warga Soal Retribusi Obyek Wisata Burake, Dispar dan Bapenda Tana Toraja Saling Tunjuk

Hingga kini warga di Kelurahan Burake masih 'menguasai' obyek wisata Patung Tuhan Yesus Memberkati di Buntu Burake.

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Hasriyani Latif
ist
Suasana di gerbang obwis burake, Tana Toraja yang dijaga oleh warga setempat, Sabtu (17/10/2020) 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Hingga kini warga di Kelurahan Burake masih 'menguasai' obyek wisata Patung Tuhan Yesus Memberkati di Buntu Burake, Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (26/10/2020).

Warga membuka dan mengizinkan pengunjung masuk ke obyek wisata tersebut.

Padahal oleh Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, hingga kini penutupan obyek wisata Burake akibat pandemi Covid-19 belum dicabut.

Adapun alasan warga membuka obyek wisata karena kecewa.

Mereka kecewa soal pembagian retribusi yang dijanjikan Bupati Tana Toraja Nico Biringkanae yang hingga kini belum mereka terima.

Warga diketahui tidak memberlakukan biaya tiket, melainkan memaksa pengunjung untuk menggunakan jasa ojek mereka.

Tarif jasa ojek Rp 10 ribu, jika pengunjung menolak, maka tidak diizinkan masuk ke obyek wisata.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Parawisata Tana Toraja Bonifasius Paundanan saat dikonfirmasi Senin (26/10/2020) mengaku tidak mengetahui aksi yang dilakukan warga.

Ia justru meminta untuk melakukan koordinasi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tana Toraja.

"Kalau persoalan Burake saya tidak bisa berikan komentar karena saya sendiri belum tahu masalahnya," jelasnya.

Ia menambahkan, obyek wisata Burake yang dikelola pemerintah memang hingga kini masih ditutup.

Sementara obyek wisata yang dikelola warga dan yayasan sudah diizinkan beroperasi.

"Tapi terkait masalah di Burake coba tanya ke Bapenda," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bapenda Tana Toraja Mayer Dengen yang dikonfirmasi menyerahkan semua masalah yang ada di Burake ke Dinas Parawisata.

Menurutnya, masalah yang saat ini terjadi di Burake adalah ranah Dinas Parawisata.

"Mungkin langsung ke Dinas Pariwisata, itu ranah mereka," singkatnya via WhatsApp.(*)

Laporan Kontributor Tribuntoraja.com, @b_u_u_r_y

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved