Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kampung Galung

Suguhkan Pemandangan Hamparan Sawah, Kampung Galung Mulai Ramai Dikunjungi Warga

Obyek Wisata Kampung Galung, Dusun Pusanti, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ramai dikunjungi wisatawan.

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
Suguhkan Pemandangan Hamparan Sawah, Kampung Galung Mulai Ramai Dikunjungi Warga - pengunjung-menikmati-suasana-kampung-galung-1.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Pengunjung menikmati suasana Kampung Galung, Dusun Pusanti, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/10/2020).
Suguhkan Pemandangan Hamparan Sawah, Kampung Galung Mulai Ramai Dikunjungi Warga - pengunjung-menikmati-suasana-kampung-galung-2.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Pengunjung menikmati suasana Kampung Galung, Dusun Pusanti, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/10/2020).

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BARAT - Obyek Wisata Kampung Galung, Dusun Pusanti, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ramai dikunjungi wisatawan, Sabtu (24/10/2020).

Sejumlah pengunjung datang dari luar desa itu sejak siang hingga sore tadi.

Ada yang datang menghadiri pesta pernikahan di rumah kerabatnya di Desa Barania lalu lanjut ke obyek wisata Kampung Galung itu.

Dan ada yang sengaja mengunjungi obyek wisata alam ini dari Ibukota Sinjai.

"Kami ke sini setelah menghadiri acara pesta pernikahan kerabat di desa ini," kata Miftahul Jannah.

Para pengunjung ramai mengabadikan foto alam sawah dengan latar pegunungan Manipi, Sinjai Barat. Untuk tiket masuk cukup bayar Rp 2.000 per orang.

Kampung Galung dikelilingi hamparan sawah, gemercik air memanjakan pendengaran, hingga udara segar menyejukkan paru-paru.

Pengunjung terlihat sangat menikmatinya. Kampung ini tak sukar untuk ditemukan, berada di Desa Barania.

Desa yang berjarak sekitar 115 kilometer dari jantung Kota Makassar, dan berjarak kurang lebih 45 Kilometer dari Kota Sinjai dengan waktu tempuh 1,5 hingga 2 jam menggunakan mobil.

Jalanan meliuk-liuk dan sempit menjadi satu tantangan tersendiri, jika terdapat dua mobil yang berpapasan maka salah satunya mesti mengalah agar menghindari kecelakaan.

Sebab, mobil berjalan di sisi pegunungan dengan jurang terjal.

Di dalam obyek wisata itu sejumlah gazebo berdiri. Gazebo itu ditempati pengunjung beristirahat sambil memandangi hamparan sawah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved