Breaking News:

Kereta Api Sulsel

Jalur Kereta Api Pangkep-Barru Ditarget Operasi Agustus 2021

Jalur dari Pabrik Semen Tonasa, Pangkep ke Pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru ditargetkan relnya sudah bisa digunakan.

Penulis: Darullah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Stasiun kereta api di Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel. 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Proyek pembangunan rel kereta api trans Sulawesi hingga saat ini terus digenjot.

Bahkan tahun depan, jalur dari Pabrik Semen Tonasa, Pangkep ke Pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru ditargetkan relnya sudah bisa digunakan.

“Kita harapkan Agusutus 2021 kereta api sudah bisa berjalan dari Tonasa ke Garongkong, pada 2022 sudah bisa berjalan dari Maros ke Kota Parepare," ujar Muhammad Aras, anggota Komisi V DPR-RI saat dihubungi, Kamis (22/10/2020).

"Kita harapkan doa dari kita semua, agar tidak ada aral melintang," harapnya.

Anggota Fraksi PPP tersebut menjelaskan hingga hari ini pembebasan lahan yang dituding menjadi kendala utama, kini sudah menunjukkan progress yang menggembirakan.

“Hari ini pembebasan lahan di Pangkep sudah 70 persen dengan pengerjaan landasan rel 30 persen," paparnya.

"Untuk Kabupaten Maros, pembebasan lahannya mencapai lebih dari 30 persen, dengan pengerjaan landasan rel sebesar 20 persen,” ungkapnya.

Dari sisi anggaran, M Aras secara personal mengaku memberikan support khusus sebagai anggota Banggar DPR-RI.

“Secara personal, kami memberikan support khusus, kebetulan di banggar tahun kemarin Rp 2 triliun untuk pembebasan lahan di Pangkep, dan telah terpakai Rp 600 miliar," bebernya.

"Tahun ini kembali kita anggarkan Rp 2 triliun untuk membebaskan lahan di Kabupaten Maros dan Pangkep. Kita harap agar bisa dimaksimalkan sesuai dengan kontrak pihak ketiga,” tuturnya.(*)

Laporan Wartawan Tribunbarru.com, @uull_darullah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved