Nenek Jenna Warga Bantaeng Serahkan Emas dan Uangnya kepada Tamu Tak Dikenal
Kapolres Bantaeng, melalui Paur Humas, Aipda Sandri mengatakan, pelaku telah melaporkan kejadian yang dialaminya.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNBANTAENG.COM. BANTAENG - Seorang nenek di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi-selatan menjadi korban hipnotis, Kamis, (15/10/2020).
Korban bernama, Hj Jenna (70), dihipnotis di rumahnya di jalan Nenas, Kecamatan Kabupaten, Bantaeng.
Kapolres Bantaeng, melalui Paur Humas, Aipda Sandri mengatakan, pelaku telah melaporkan kejadian yang dialaminya.
"Pada hari yang sama dengan kejadian pelapor telah melaporkan pencurian yang dialaminya sekitar pukul 13.30 wita," kata Sandri kepada TribunBantaeng.com, Kamis, (15/10/2020).
Manurutnya, pelaku awalnya masuk kedalam rumah Hj Jenna dan menyapanya.
Namun, Hj Jenna yang telah dihipnotis, tanpa sadar menyerahkan sendiri emas yang dipakainya kepada pelaku.
"Terlapor masuk ke dalam rumah dan menyapa pelapor dengan mengucapkan salam dan menegur perhiasan yang digunakan pelapor pada saat itu kemudian pelapor tanpa sadar mengeluarkan emasnya dan menyerahkannya kepada terlapor," jelasnya.
Diketahui, kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.30 pagi
Hj Jenna, mengaku didatangi seorang pria yang berumur sekitar 30 tahun yang merupakan pencuri.
Belakangan diketahui, emas yang dibawa kabur oleh pelaku seberat 23 karat.
"Kalungku itu emas 23 karat dibawa kabur," kata Hj Jenna, kepada TribunBantaeng.com, Kamis, (15/10/2020).
Tak hanya itu, emas lainnya berupa gelang kalung dan cincin yang terpasang dibadan Hj jenna juga dibawa kabur oleh pelaku.
Kemudian, pelaku secara bersamaan membawa kabur uang sebesar Rp 4 juta.
"Uang Rp 4 juta di tas disimpan dalam laci hilang juga," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/korban-penc3ee.jpg)