Jatuh dari Sarang Walet, Warga Campalagian Polman Tewas

Lelaki berusia 52 tahun terjatuh ketika sedang melakukan pemasangan alat untuk plester tembok bangunan sarang walet

Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Petugas Kepolisian Sektor Campalagian menunjukkan lokasi korban terjatuh hingga meninggal dunia 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Harikwan, warga Parabaya, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), tewas terjatuh dari bangunan setinggi sekitar 10 meter.

Lelaki berusia 52 tahun terjatuh ketika sedang memasang bambu atau kuda-kuda untuk dijadikan pijakan saat memplester tembok bangunan sarang walet milik seorang warga.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor Campalagian, Iptu Sukirno bahwa insiden itu terjadi pada Rabu (14/10/2020) di Desa Katumbangan Lemo, Campalagian.

"Kronologis kejadian sekitar pukul 10.00 wita. Korban yang ditemani 2 orang akan memasang steleng pers untuk memplester tembok," Kata Iptu Sukirno saat dikonfirmasi tribun, Kamis (15/10/2020).

Namun korban terpeleset hingga terjatuh di atas ketinggian 10 meter. Saat kerja korban tidak menggunakan alat pengaman.

Rekan kerja korban kata Iptu Sukirno sudah melakukan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Katumbangan.

Tetapi dipertengahan jalan, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sebelum sampai di puskesmas terdekat.

Iptu Sukirno mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka lebam pada dahi kiri akibat benturan benda keras.

Korban juga mengalami luka patah pada kaki kiri, luka lebam pada dada sebelah kiri.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved