Aparat Desa di Sinjai Diminta Kelola Dana Desa Sesuai Aturan
Sementara itu Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai Mukhlis Isma yang membuka rapat
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai melaksanakan Rapat Koordinasi monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan desa yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (15/10/20).
Kepala Dinas PMD Sinjai Yuhadi Samad mengatakan bahwa rapat monev ini digelar untuk mengetahui sejauh mana progres realisasi keuangan desa maupun pertanggungjawaban penggunaan anggaran desa.
“ Kita harap dalam rapat monev ini ada umpan balik yang kita harapkan dalam hal percepatan pembangunan baik dalam hal pencairan maupun pertanggungjawaban penggunaan dana desa baik yang bersumber dari pusat maupun daerah, ” katanya.
Sementara itu Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai Mukhlis Isma yang membuka rapat ini mengungkapkan bahwa rapat ini penting dilaksanakan secara rutin untuk melakukan pembinaan kepada pemerintah desa khususnya terkait penggunaan anggaran.
“Kegiatan ini sangat penting dihadiri oleh Kepala Desa karena banyak informasi yang kita dapatkan untuk menambah pemahaman yang mendalam dalam pengelolaan keuangan desa," ungkapnya.
Mukhlis berharap dengan adanya rapat monev ini mampu memberikan informasi pengelolaan dana desa yang akurat dan optimal serta dapat menjadi jembatan permasalahan dan kegiatan pemerintahan di desa.
Rapat monitoring evaluasi ini diikuti oleh seluruh Camat dan Kepala Desa serta menghadirkan Narasumber masing-masing Kasi Intel Kejari Sinjai Zainal Salampesy, Kepala Unit Tipikor Reskrim Polres Sinjai Ipda Sangkala, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Gasali dan Wakil Pimpinan Redaksi Tribun Timur Makassar Ahmad Sudirman Kambie dan Kepala KPPN Sinjai Anas Fazri.
Kanit Tipikor Polres Sinjai, Ipda Sangkala ikut jadi pembicara dalam kegiatan itu, ia meminta para kepala desa dan aparat desa lainnya agar mengikuti koridor aturan kepengelolaan dana desa.
" Dan para aparat desa harus mengangtisipasi diri untuk tidak melakukan penyimpangan dana desa," kata Ipda Sangkala.
Dalam kegiatan itu, Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur, AS Kambie ikut jadi pembicara di acara Monev Kepengelolaan Dana Desa.
AS Kambie menjelaskan bahwa perkembangan media digital saat ini cukup pesat.
Salah satunya media terbesar di Sulawesi Selatan adalah Tribun Timur.
Karena itu, di tengah majunya media digital ia mengajak para aparat desa dan Pemkab Sinjai untuk menggunakan dana desanya ke pembangunan positif.
Seperti mendorong publikasi melalui media Tribun Timur, sebab saat ini banyak potensi desa yang kurang diketahui banyak orang karena minimnya publikasi.
Tribun Timur sebagai media kekinian saat ini menawarkan sejumlah fasilitas kerjasama dalam memajukan desa.
Seperti saat ini media tersebut memiliki pemberitaan online yang modern, Instagram, Facebook dan Youtube.
"Terbaru ini, kami mencapai subscriber youtube 2 juta. Itulah kelebihan yang dimiliki Tribun Timur sebagai media yang dapat mendorong kemajuan potensi desa ," kata AS Kambie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wakil-pimpinan-p32e.jpg)