Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasar Tradisional di Makassar

Ini 5 Pasar Tradisional di Makassar, Pasar Senggol Buka Sampai Jam 10 Malam

PD Pasar Makassar merilis sejumlah pasar tradisional yang ada di Makassar, memiliki keunikan tersendiri atau ciri khas

Tayang:
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
PD Pasar Makassar
Susana Pasar Senggol, Makassar (dok PD Pasar). 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - PD Pasar Makassar merilis sejumlah pasar tradisional yang ada di Makassar.

Dari data PD Pasar, ada 5 (lima) Pasar Tradisional yang memiliki keunikan tersendiri atau ciri khas, Sabtu (10/10/2020).

Berikut 5 ciri khas pasar tradisional di Makassar:

1. Pasar Senggol
Pasar yang terletak di jalan Cendrawasih ini sesungguhnya bernama pasar Sambungjawa. Namun karena kondisinya yang tergolong sumpek sehingga warga yang berkunjung di pasar ini mau tidak mau akan saling bersenggolan satu sama lain. Eit, tapi jangan baper ya jika berkunjung di sana. Namanya juga pasar Senggol.

Pasar ini beroperasi mulai sore pukul 17.00 hingga pukul 22.00. Dengan jenis dagangan lebih dominan pada kebutuhan tekstil atau pakaian.

Pasar yang tepat berhadapan dengan Asrama Mattoanging ini berada di bawah pengawasan Kepala Unit Sambungjawa, Yusran.

2. Pasar Kalimbu
Dari namanya juga cukup unik, yang mempunyai makna berselimut. Berasal dari bahasa Makassar Akkalimbu. Maklum pasar yang dipimpin oleh Kepala Unit Pasar Kalimbu, Amos Tameng ini memulai aktivitasnya sejak dini hari antara pukul 02.00 hingga pukul 09.00 pagi.

Jadi maklum saja jika dinamai Kalimbu. Karena para pedagangnya sudah berjualan di pagi buta.

Namun bukan itu saja menjadi keunikan pasar Kalimbu. Melainkan di pasar ini terdapat pengrajin dandang yang tidak dimiliki oleh pasar lain. Inilah yang menjadi ciri khas tersendiri.

Jadi bagi Anda yang ingin membutuhkan dandang, silahkan berkunjung ke Pasar Kalimbu di jalan Veteran Utara perpatan jln. Gunung Bawakaraeng. Dijamin produknya berkualitas meskipun dikerjakan secara sederhana.

3. Pasar Kampung Baru
Pasar yang letaknya sangat strategis ini sekilas terlihat sepi. Padahal posisinya berada diantara obyek wisata Benteng Rotterdam dan deretan toko cendramata Somba Opu.

Namun siapa sangka pasar yang terletak di jalan Pattimura ini memiliki ciri khas Aneka Bumbu racikan makanan tradisional dari sejumlah daerah. Mulai darai coto, rendang, pallu basa, pallu kaloa dan lain-lain.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan bumbu masakan tradisional, sepertinya Anda wajib berkunjung di pasar yang di bawah pengawasan Kepala Unit Pasar Kampung Baru bernama Abdul Rauf.

4. Pasar Bacan
Nah, untuk pasar yang beralamat di jalan Bacan ini keunikannya lain dari yang lain. Dikarenakan pasar yang tergolong pasar darurat ini sudah terkenal cukup lama dan tidak lepas dari sejarah Kota Makassar. Tapi bukan hanya itu. Keunikan di pasar ini karena perpaduan antar etnik dapat ditemui di pasar tersebut. Dimana kaum pribumi berbaur dengan masyarakat keturunan Tionghoa.

Selain itu kita juga dapat menemui jajanan kue tradisional Tionghoa dan penjualan daging babinya yang cukup dikenal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved