Grab
Grab Indonesia Bakal Luncurkan Bisnis Inklusi Keuangan
Grab Indonesia sementara merancang sebuah bisnis keuangan. Hal itu disampaikan oleh Director of East Indonesia Grab Indonesia, Halim Wijaya
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Grab Indonesia sementara merancang sebuah bisnis keuangan.
Hal itu disampaikan oleh Director of East Indonesia Grab Indonesia, Halim Wijaya, Selasa (6/10/2020).
Namun, Halim Wijaya belum mau membuka detail terkait bisnis baru dari Grab Indonesia ini.
"Saya belum bisa membukanya secara detail nanti ada waktunya," katanya.
Selama ini, ada kenaikan dari jumlah pendapatan dan transaksi inklusi keuangan pekerja mandiri dan UMKM Makassar Grab Indonesia setelah adanya berbagai inovasi.
Grab Food mengalami kenaikan transaksi dari Rp 40,2 juta menjadi Rp 50,6 juta atau ada kenaikan 26%.
Sementara itu, Grab Kios naik 25%, dari Rp 6,5 juta menjadi Rp 8 juta.
Grab Bike ada kenaikan hingga 194 %, Rp 1,9 juta menjadi Rp 5,7 juta.
Selanjutnya, tabungan menjadi rutin dengan rata-rata tabungan di Grab Bike Rp 1 juta per bulan atau naik 83 % . Sementara itu, grab Car rata-rata Rp 1,7 per bulan, naik 71 %.
Sementara itu, akses pinjaman di Grab Bike untuk investasi dan modal kerja sebesar Rp 900 ribu.
Sementara itu, rata-rata pinjaman di Grab Car sebesar Rp 2,1 juta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/silaturahmi-pimpinan-grab-indonesia-dengan-redaksi-tribun-timur-melalui-virtual-meeting.jpg)