Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kasat Reskrim Polresta Mamuju Meninggal

Meninggal Akibat Kecelakaan di Barru, Berikut Perjalanan Karir Kasat Reskrim Polresta Mamuju

Avanza hitam dengan nomor polisi DC 1434 KY menabrak truk terparkir di bahu jalan saat perjalanan menuju Makassar.

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
Ist
Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Syamsuriansyah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah meninggal karena kecelakaan tunggal di Barru, Jumat (2/10/2020) sekitar pukul 03.05 Wita.

Avanza hitam dengan nomor polisi DC 1434 KY menabrak truk terparkir di bahu jalan saat perjalanan menuju Makassar.

Kejadian tepat di Jl Poros Makassar-Parepare, Kampung Jamoue, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru. Mobil yang ditumpangi hancur nyaris tak berbentuk mobil.

Almarhum mengalami luka-luka dibagian muka dan kepala. Ia sempat dilarikan ke RSUD Barru namun meninggal saat dalam perjalanan.

Janazah almarhum dipulangkan ke kampung halaman di Desa Watu, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, untuk dikebumikan.

AKP Syamsuriyansah, lahir di Gowa 15 Maret 1975. Ia adalah perwira muda polisi berpangkat tiga balok.

Ia mulai menjabat Kasat Reskrim Polres Mamuju sejak Desember 2018 menggantikan AKP Jamaluddin.

Jabatan Anca sapaan AKP Syamsuriyansah sebelumnya adalah Kasat Narkoba Polresta Mamuju.

Juga pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Mamasa selama lima tahun.

Syamsuriyansah mengawali karirnya di kepolisian dengan Pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Sempat gagal dua kali dan lulus pada kesempatan ketiga.

Anca masuk di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Tahun 1995 dan lulus tahun 1996 atau Angkatan sebagai 14.

Dia adalah anak ke 6 dari tujuh bersaudara. Dibesarkan lingkungan keluarga yang disiplin.

Ayahnya adalah seorang pensiunan Polri dengan pangkat terakhir bintara tinggi, dari ayah dan ibunya Anca belajar berjuang dan pantang menyerah.

Perjalanan Karir di Kepolisian

Sepanjang karirnya di kepolisian, AKP Syamsuriyansah dikenal pengalaman dalam bidang reserse.

Keluar dari SPN Batua Tahun 1996, Anca ditempatan pertaman di Kepolisian Wilayah (Polwil) Pare-pare sebagai bintara muda.

Kemudian bertugas sebagai bintara Puskodal Ops Polwil Pare-pare.

Anca sapannya juga pernah sebagai ajudan Kepala Kepolisian Wilayah (Kapolwil) Pare-pare.

Pernah mendampingi dua Kapolwil yakni Kombes Toto E. Swali dan Kombes Pol Marjito.

Pasca menjadi ajudan Kapolwil. Anca kemudian bertugas sebagai anggota Reskrim mulai tahun 2001 hingga 2007.

Anca lulus perwira tahun 2007. Selama bertugas, turut dalam penanganan kasus Bom Sampo'do Luwu, Bom Hj Kalla dan MCD Makassar dan kasus teror PT Inco Soroako.

Tahun 2007 lulus perwira. Kemudian menempuh pendidikan di Sukabumi sebagai Secapa Rek 34.

Lepas pendidikan kemudian menjabat Kanit Resmob Polwil Para-pare. Tahun 2009, pindah jabatan sebagai Kanit Narkoba hingga tahun 2009.

Akhir tahun 2009 dipindahkan ke Polres Mamasa Sulawesi Barat, dan menjabat sebagai Panit Reskrim kemudian Kaur Reskrim.

Tahun 2012 diangkat Kasat Reskrim dan menjabat hingga tahun 2017.

Selama menjabat, Anca banyak tangani kasus seperti ilegal loging dan kasus-kasus Pilkada.

Tahun 2017, Anca mengikuti tes Sespinma di Lemdiklat Polri Ciputat 4 bulan dan lulus sebagai utusan Polda Sulbar.

Lalu kembali ke Polda Sulbar menjabat Panit I Subdit I (Kamnek) Ditreskrim Polda Sulbar. Pada Pilkada serentak 2017 diberi tugas sebagai koordinator Sentra Gakkumdu.

September 2018, Syamsuriyansah diangkat sebagai Kasat Narkoba Polresta Mamuju dan beberapa kasus diungkap berhasil memproses 98 tersangkat.

Kemudian masuk di Reskrim Desember 2018 sampai sekarang. Di Satuan Reskrim Polresta Mamuju, Anca memimpin 37 personel. 34 bintara dan tiga orang perwira.

Sejak di Reskrim Polresta Mamuju, anggotanya yang tergabung dalam Tim Quick Response Unit Phyton berhasil mengungkap kasus-kasus besar yang menjadi atensi pimpinan Polri.

Mulai dari pembunuhan hingga baru-baru ini, kasus penipuan modus hipnotis lintas provinsi berhasil diungkap lima pelaku dapat diamankan.

Riwayat Pendidikan

- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Maros 1981

- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Maros 1987

- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Maros 1990

- Pendidikan Bintara Tahun 1995

S1 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amsir Pare-pare 2003.

Tanda Jasa/Penghargaan

- Satya Lencana Pengabdian 8 Tahun

- Satya Lencana Pengabdian 16 Tahun

- Penghargaan Kinerja dari Bupati Mateng

- Penghargaan Kapolda Sulbar tas kesuksesan memimpin Unit Phyton Polresta Mamuju

Motto

"Berjuangalah dari Apatong kau menjadi tawwa upa'na bisa menjadi upa tojeng tawwa"

Keluarga

Ayah : Peltu (Purn) Pol Achmad Saleh
Ibu : St. Hafsah

Istri:

- Andi Herdina

Anak:
- Lutfiah kartika Suriyansah
- Muh Lutfi Sakki
- Latifa Novira

(tribun-timur.com).

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved