Breaking News:

Arteria Dahlan

ILC TV One Tadi Malam, Politisi PDIP Arteria Dahlan Sebut Isu PKI Barang Mati: Gak Usah Gaduh

Di era Presiden Joko Widodo dan PDIP berkuasa, ada rancangan undang-undang KUHP yang juga mengatur larangan penyebaran faham komunisme.

Editor: Hasrul
Foto: YouTube Indonesia Lawyers Club
ILC TV One Tadi Malam, Politisi PDIP Arteria Dahlan Sebut Isu PKI Barang Mati: Gak Usah Gaduh 

TRIBUN-TIMUR.COM - ILC TV One Tadi Malam, Politisi PDIP, Arteria Dahlan Sebut Isu PKI Barang Mati: Gak Usah Gaduh

Apakah Anda melewatkan program Indonesia Lawyers Club ILC TV One tadi malam, Selasa (29/9/2020)?

Berikut rangkuman hasil ILC TV One tadi malam untuk edisi pekan terakhir September 2020, Selasa 29 September 2020.

Dalam tayangan Indonesia Lawyers Club ILC TV One kali ini, polemik seputar ideologi PKI di Tanah Air saat ini memang diangkat menjadi tema ILC tadi malam.

Dalam kesempatan ini, politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, menjadi satu di antara narasumber ILC TV One dalam siaran TV One live kali ini.

Ia secara lugas menegaskan bahwa isu PKI tidak lagi relevan dan hanya merupakan 'barang mati'.

‘'Isu PKI sekarang tidak ada ruang. Tidak bisa dicerna, tidak bisa dieksekusi. Ini barang mati pak,’' ujar Arteria Dahlan dalam tayangan Live Streaming Tv One Hari Ini edisi Selasa 29 September 2020 malam WIB.

 

LINK Nonton Film G 30 S PKI Gratis dan Jadwal Jam Tayang Film G 30 S PKI di TV One & TV Online

Sejarawan Ungkap Fakta Pilu Tahun 1965 Seusai G30S: Massa PKI Ditangkap, Dibunuh & Dibuang di Hutan

11 Negara yang Menteri Kesehatannya Mundur Selama Pandemi Covid-19, Menkes Terawan Siap Mundur?

Ia menilai bahwa 'berulangnya' pembahasan mengenai isu ideologi PKI alias ideologi komunisme adalah sebuah gagasan yang membuat bangsa ini tidak bisa 'move on'. 

Bahkan ia menilai mencuatnya isu ini nampak secara jelas ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tidak pernah 'Move On'.

“Ini disengaja, ini sistemik dengan perencanaan yang matang,’' ujarnya lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved