Sweeping di Kandea
BREAKING NEWS: Usai Tawuran Tewaskan 1 Warga, Polisi Sweeping Pengendara di Jl Kandea
Pantauan di lokasi sejumlah aparat kepolisian dari Sektor Bontoala tampak berjaga-jaga di jalan masuk lorong Kandea.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasca tawuran atau perang kelompok yang menewaskan seorang warga bernama Akbar Ali (42), Jl Kandea 3 Makassar dijaga polisi, Minggu (27/9/2020) malam.
Pantauan di lokasi sejumlah aparat kepolisian dari Sektor Bontoala tampak berjaga-jaga di jalan masuk lorong Kandea.
Setiap pengendara yang melintas, ditanya dan diperiksa satu-per satu saat hendak memasuki sekitar lorong lokasi yang kerap terjadi tawuran.
Pemeriksaan dilakukan di ujung jembatan kanal dekat jalan arah Masjid Al Markas.
"Tetap (penenmpatan personel) ada seperti malam-malam biasa. Tallo dan Bontoala sudah menempati masing-masing titik yang dianggap rawan di backup dari Satuan Shabara Polrestabes Makassar dan Tim Thunder Polda Sulsel," kata Kapolsek Bontoala Kompol Andriany Lilikay.
Tawuran atau perang kelompok yang terjadi Sabtu kemari, tidak hanya menwaskan seorang warga.
Tawuran itu, juga mengakibatkan satu rumah warga terbakar akibat terkena bom molotov.
Dalan tawuran itu, sedikitnya 15 warga yang diduga terlibat tawuran diamankan di Mapolrestabes Makassar.
Begitu juga dengan sejumlah senjata tajam dan anak panah busur yang didapati pasca tawuran dan penyisiran yang dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasca-tawuran-atau-per3se.jpg)