Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

1.538 Anak Usia SD dan SMP di Bone Putus Sekolah

Sekretaris Pendidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone, Nursalam mengatakan berdasarkan data pokok

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Sekretaris Dinas Pendidikan, Kabupaten Bone, Nursalam saag ditemui di ruangannya, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Angka putus sekolah ditingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai 1.538 anak. 

Sekretaris Pendidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone, Nursalam mengatakan berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik)Kabupaten  dari 68.614 siswa di SD, sebanyak 676 anak putus sekolah.  

Sementara di tingkat SMP dari 24 ribu siswa, sebanyak 862 kasus anak putus sekolah
Menurut Nursalam, angka putus sekolah di Bone bukan karena faktor ekonomi maupun akses sekolah.

"Dari segi ekonomi telah ada dana BOS sedangkan dari segi akses, SD dan SMP telah tersebar di Bone," ujarnya saat ditemui di ruangannya Selasa (22/9/2020). 

Kata dia, angka putus sekolah terjadi karena pola pikir orang tua yang masih kurang akan pentingnya pendidikan bagi anak.

"Pola pikir orang tua masih kurang akan pentingnya anak untuk bersekolah," katanya. 

Kebanyakan masyarakat berpikiran bahwa bersekolah untuk menjadikan anak sebagai pegawai negeri sipil. Jika tidak, maka mereka meminta anaknya untuk  berhenti bersekolah. 

Untuk mengatasi angka putus sekolah di Bone, Pemerintah Daerah Kabupaten Bone memiliki program Gerakan Masyarakat Lisu Massikola (Gemar Limas). 

"Program ini adalah upaya untuk mengembalikan anak kembali bersekolah. Anak putus sekolah dicarikan sekolah terdekat dari rumahnya," jelas Nursalam. 

Ia mencontohkan, seorang anak putus sekolah di kelas 5 SD diajak kembali untuk bersekolah.  Ketika kembali di sekolah, dia akan duduk di kelas 5 kembali. 

Program Gemar Linmas ini tak hanya untuk menurunkan angka putus sekolah, tetapi juga untuk meningkatkan indeks pembangunan  manusia di Bone

"Program ini sudah jalan tiga tahun. Tujuan untuk menurunkan angka putus sekolah dan menaikkan IPM. IPM kan dihitung dari rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah," tuturnya. 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved