Breaking News:

Pemprov Sulsel

Letakkan Batu Pertama Pembangunan 50 Huntap di Lutra, Nurdin Abdullah: Ini Masih Kurang

Huntap yang akan dibangun Pemprov Sulsel untuk korban banjir bandang Lutra pada tahap pertama ini sebanyak 50 unit dengan tipe 36.

Humas Pemprov Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meletakkan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang di Dusun Panampung, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Kamis (17/9/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meletakkan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang di Dusun Panampung, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Kamis (17/9/2020).

Huntap yang akan dibangun Pemprov Sulsel pada tahap pertama ini sebanyak 50 unit dengan tipe 36.

"Jadi ini sebuah kemajuan dalam rangka rehabilitasi pasca bencana (banjir) Luwu Utara. Ibu Bupati luar biasa aktif sekali untuk ingin memulihkan kehidupan masyarakat Lutra, khususnya yang di Masamba, di Radda ini," katanya via rilis NA, Kamis siang.

"Provinsi hari ini kita telah meletakkan batu pertama pembangunan rumah hunian tetap, provinsi bantu 50 unit dan ini dibangun hanya 2,5 hari," jelas NA.

Ia menyampaikan, pembangunan Huntap tahap pertama dilakukan Pemprov untuk menstimulus Pemerintah Pusat turut serta membantu dan membangun.

Pihak swasta juga diundang untuk turut membantu melalui program tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan. Kebutuhan rumah 1.295 unit ditargetkan akan dapat selesai enam bulan.

"Jadi sebenarnya masih kurang. Tetapi, insya Allah kita akan mencoba menggerakkan hati semua elemen masyarakat. Termasuk beberapa perusaahn besar yang kira -kira bisa memanfaatkan CSR-nya," ujarnya.

Satu unit rumah ini dibangun dengan anggaran Rp 50 juta per unit. Dengan standar layak huni dengan fasilitas seperti ruang tamu, dua kamar.

Bupati Indah Putri Indriani mengapresiasi langkah Pemprov Sulsel, kebijakan yang diberikan membantu dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Luwu Utara, khususnya terkait hunian sementara dan hunian tetap.

Demikian juga dengan Pemerintah Pusat melalui PUPR dan BNPB telah melakukan esesmen dan menyempurnakan data atau dokumen lain yang dibutuhkan.

"Harapan kita dengan dimulainya peletakan batu pertama hunian tetap ini. Maka ini tidak ada lagi kata berhenti tidak ada jeda untuk kemudian memastikan dalam enam bulan mudah-mudahan sudah dapat kita bangun lagi," ujarnya.

Selanjutnya Gubernur Sulsel dan Bupati Luwu juga melakukan peletakan batu pertama Huntap Jamaah Rama Radda.

Di mana akan dibangun oleh Pemprov untuk Huntapnya dan lahan disediakan oleh Jamaah.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved