Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

5 Kali Berhubungan Seks dengan Gadis di Bawah Umur, Pemuda 20 Tahun Dilapor ke Polisi, Kronologi

An melaporan pelaku kekerasannya yakni CAKA (20), warga di salah satu kelurahan di Kecamatan Alok Timur Sikka.

Editor: Ansar
Shutterstock
Kasus anak di bawah umur disetubuhi pria dewasa 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus tindak pidana hubungan badan dengan anak di bawah umur kembali terjadi.

Kasus kekerasan terhadap anak kali ini ditangani aparat Polres Sikka, sejak Senin (14/9/2020).

An, warga di salah satu desa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Senin (14/9/2020) siang mendatangi Kantor Polres Sikka melaporkan kasus kekerasan atas N.

Ia salah satu pelajar di Sikka yang tinggal di kos-kosan yang ada di Kecamatan Alok Timur.

An melaporan pelaku kekerasannya yakni CAKA (20), warga di salah satu kelurahan di Kecamatan Alok Timur Sikka.

Menurut An, dalam laporannya kepada polisi kejadiannya pada Juli 2019 pada siang hari sekira pukul 11.00 wita.

 

Awalnya, pelaku menghubungiya melalui telepon seluler dan mengatakan ia akan main-main ke kos korban korban.

Setibanya di kos korban, pelaku mengajak korban berhubungan badan dengan cara memaksa.

Korban dan pelaku melakukan hubungan badan sebanyak 5 kali yang korban ingat terakhir berhubungan badan dengan terlapor sekitar bulan Januari 2020.

Kemudian Jumat tanggal 10 September 2020 sekira pukul 23.00 wita pelaku  menelepon korban dengan mengatakan akan menginap di kos  korban.

Akan tetapi korban menghindar dengan cara mendatangi kos temannya.

Tetapi pelaku nekat mendatangi korban di kos temannya kemudian menjambak rambut korban dan meludahi wajah korban kemudian korban digonceng dengan menggunakan sepeda motor milik pelaku.

 

Korban diajak jalan-jalan. Ssampainya di Jalan Sudirman Maumere korban dipukul di bagian wajah sebanyak 2 kali lalu pelaku mengantar korban ke kosnya sekira pukul 05.00 wita

Atas kejadian tersebut korban membuat laporan polisi guna memroses pelaku.

Polisi telah menerima laporan dan memeriksa saksi dan memmbawa korban ke RSUD. Tc. Hillers Maumere guna dibuatkan visum.

Ide Gila, Mahasiswa di Kampus Ini Bikin Kompetisi Ajak Mahasiswi Hubungan Intim Sebanyak-banyaknya

Terbongkar Ide Gila, Mahasiswa di Kampus Ini Buat Kompetisi tak masuk akal.

Yakni untuk mahasiswa pria mengajak mahasiswi Hubungan Intim Sebanyak-banyaknya.

 

Durham University, Inggris, didera isu menghebohkan yang sebelumnya viral di jagat media.

Sebuah percakapan menunjukkan perbuatan keji mahasiswa untuk menyetubuhi mahasiswi di kampus yang sama.

Kejadian itu berupa pesan yang mengungkap adanya ‘kompetisi’ yang dilakukan oleh para mahasiswa kaya untuk berhubungan intim dengan mahasiswi termiskin di kampus.

Ilustrasi Hubungan Intim Suami Istri
Ilustrasi Hubungan Intim Suami Istri (Shutterstock)

Dilansir Metro, percakapan di beberapa obrolan grup Whatsapp itu mulanya terungkap melalui situs berita pelajar, The Tab.

Kemudian, pesan grup diunggah di grup Facebook 'Overheard at Durham Uni', Selasa (8/9/2020).

Dalam unggahan pesan yang tersebar, grup Whatsapp itu diyakini memiliki sekitar 60 anggota.

 Viral Skandal Seks Oknum Pejabat Pemprov Dilaporkan Teman Wanitanya, Gegara Batal ke Jenjang Serius

 Rekaman Perang China dan India di Lembah Galwan Bocor, Pertempuran Serius dan Begini Cara Beijing?

Grup tersebut bernama Durham Boys Making All The Noise.

Percakapan grup yang beredar di dunia maya membicarakan tentang pemerkosaan.

Tidak hanya itu, dalam grup tersebut para pemuda kaya merencanakan untuk membubuhkan sesuatu ke minuman para gadis itu untuk melancarkan aksinya.

Ilustrasi Hubungan Intim
Ilustrasi Hubungan Intim (Ilustrasi)

Percakapan pun menuju hingga seorang anggota mengungkapkan adanya 'kompetisi' untuk berhubungan intim dengan para gadis termiskin di kampus.

"Pernahkah aku bilang kepadamu tentang pemuda-pemuda kaya yang berkompetisi dalam berhubungan intim dengan gadis termiskin," tulis seorang anggota.

"Bukankah Durham mati karena seksisme dan semacamnya,

"Sejak pemuda dari Durham itu dituduh melakukan pemerkosaan beberapa tahun yang lalu," ujar anggota lain.

Tak hanya itu, seorang anggota juga mengucapkan aturan dalam grup tentang mengadu.

Apabila ada yang mengadu, dia akan mendapatkan balasan yang setimpal.

"Aturan pertama tentang grup ini. Jangan berbicara tentang grup ini," kata seorang anggota.

Akibat percakapan yang beredar, para mahasiswi ketakutan.

Beberapa mahasiswi yang akan masuk universitas pada 28 September 2020 mendatang menjadi takut.

Para warganet memberikan komentar pada unggahan Facebook itu.

"Seperti yang Anda lihat, bahasa mereka benar-benar keji."

"Mereka juga membicarakan tentang memberikan sesuatu ke dalam minuman para gadis," kata seorang warganet.

"Ini adalah perilaku yang buruk, dan sebagai seorang itu, itu membuatku ketakutan setengah mati.

"Anak laki-laki yang baru berusia 18 tahun mampu berperilaku menjijikkan terhadap wanita," ucap yang lainnya.

Di samping itu, ada pula yang mengucap bahwa Durham memiliki tingkat kekerasan seksual yang tinggi.

Para warganet yang membaca unggahan itu berharap pejabat universitas segera menangani dan memanggil pihak terkait.

Menanggapi pesan yang beredar, Durham University membuka suara.

Pihak universitas menyadari komentar para mahasiswanya yang disebut 'sangat menjijikkan'.

Durham University meminta siapa pun yang terganggu atau terkena dampak pesan tersebut untuk menghubungi layanan dukungan kesejahteraan (welfare support).

"Universitas telah mengetahui beberapa komentar yang sangat menjijikkan di media sosial yang telah diunggah oleh mahasiswa Durham," ujar wakil rektor universitas, Jeremy Cook.

Cook mengatakan, universitas mengecam keras konten dan perilaku yang ditunjukkan dalam unggahan.

Hal itu sama sekali tidak dapat diterima dan melanggar nilai-nilai serta perilaku yang dijunjung tinggi oleh komunitas universitas.

Ia juga menyebut, universitas langsung melakukan penyelidikan oleh tim disiplin mahasiswa, segera setelah diberi tahu tentang unggahan itu.

"Jika unggahan ini terbukti asli dan dapat dikaitkan, kami akan mengambil tindakan."

"Tentunya untuk memastikan bahwa mereka yang terlibat tidak akan mendapat tempat di Durham university," tutur Cook.  (*)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Diajak Ke Kos, Pelajar di Sikka Kehilangan Masa Depan

 Artikel ini telah tayang di Wiken.ID dengan judul: Geger Chat Grup Mahasiswa Kaya aAdakan 'Kompetisi' untuk Berhubungan Badan dengan Para Mahasiswi Miskin, Pihak Kampus Turun Tangan

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved