Breaking News:

Tribun Bone

Dikabarkan Hilang Saat Cari Kepiting, Wahyudi Ditemukan Dalam Keadaan Tak Bernyawa

Setelah kurang lebih dua jam melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Wahyudi dalam keadaan meninggal dunia.

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Suasana rumah duka korban tenggelam atas nama Wahyudi di Desa Mallusetasi, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Senin (14/9/2020). 

TRIBUNBONE.COM, SIBULUE - Wahyudi (39) warga Desa Mallusetasi, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tak bernyawa usai dikabarkan hilang di pesisir Pantai Mallusetasi, Senin (14/9/2020).

Koordinator Pos SAR Kabupaten Bone, Mukti Ali menuturkan, kejadian bermula ketika Wahyudi bersama beberapa temannya pergi mencari kepiting Subuh tadi sekira pukul 05.00 Wita.

Kemudian pukul 10.00 Wita sebagian teman korban beranjak pulang ke rumah masing-masing. Namun, mereka hanya melihat perahu korban, sementara korban tidak ada di lokasi.

Teman-temannya pun kemudian mengecek korban di rumahnya. Ternyata setelah dicek, korban belum pulang.

Keluarga bersama warga setempat lalu melakukan pencarian dari pukul 11.00 hingga 12.00 Wita.

Mereka melakukan pencarian di sekitar perahu korban, tetapi pencarian tak membuahkan hasil.

Pihaknya baru menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 12.15 Wita. Pihaknya lalu menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

"Kami dapat laporan dari warga, bahwa satu orang hilang diduga tenggelam saat mencari kepiting," katanya saat dihubungi via telepon.

Setelah kurang lebih dua jam melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Wahyudi dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban ditemukan sekira 300 meter dari kapalnya. Korban ditemukan di kedalaman 3 meter," jelas Mukti.

Mukti mengungkapkan, dari keterangan keluarga dan warga, korban tidak bisa berenang.

"Korban tidak bisa berenang. Biasanya korban menggunakan pelampung jika mencari kepeting. Namun, baru hari ini korban tidak membawa pelampung," ungkapnya.

Saat ini jasad Wahyudi telah dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.

Ia mengaku dalam proses pencarian terkendala dengan kondisi pesisir pantai yang berlumpur. Belum lagi, tidak ada yang melihat titik terakhir korban berada.(*)

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved