Breaking News:

Tribuners Memilih

Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan Ungkap Lolai 'Negeri di Atas Awan' Populer karena Tribun

Negeri di Atas Awan, julukan bagi Kampung Lolai, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), menjadi ikon wisata

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wisawatan berswafoto di Kampung Lolai, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Sulse, Selasa (31/5/2016). Kampung Lolai berjudul 'Negeri di Atas Awan'. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Negeri di Atas Awan, julukan bagi Kampung Lolai, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan ( Sulsel ), menjadi ikon wisata andalan bagi Toraja.

Negeri di Atas Awan baru populer sejak 4 tahun terakhir, mulai Juni 2016.

Awal kepopuleran Kampung Lolai bermula ketika Tribun Timur mengadakan program jelajah wisata bertajuk Celebes Explore.

Destinasi wisata yang didatangi untuk diliput adalah destinasi yang belum populer.

Kampung Lolai kemudian jadi pilihan.

Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan Ungkap Hasil Swab PCR Test dan Medical Check-Up Dirinya

Tim Celebes Explore Tribun Timur menggunakan kamera drone lalu mengabadikan pesona Kampung Lolai yang dikelilingi awan pada pagi hari bersamaan dengan terbitnya Matahari.

Hasilnya, tonton video di bawah ini.

Video di atas pun viral pada saat itu.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan mengungkapkan, popularitas Lolai hingga dijuluki 'Negeri di Atas Awan' karena dampak pemberitaan Tribun Timur.

Setelah pesona Lolai 'Negeri di Atas Awan' di-blow up, pengunjung Lolai langsung membludak.

"Ketika Tribun Timur mengekspos itu melalui media sosial, tidak kurang dari 6 - 7 ribu orang per hari naik (ke Lolai)," kata Kalatiku Paembonan dalam program Tribuners Memilih yang tayang secara live di channel YouTube Tribun Timur dan fanpage Facebook Tribun Timur Berita Online Makassar, Rabu (9/9/2020).

Setelah Lolai populer, destinasi wisata Toraja Utara tak hanya Desa Wisata Ke'te' Kesu', Tongkonan Siguntu - Sanggalangi', Lo'ko' Mata, Londa (disebut juga Tau-tau), Rante Kalimbuang- Bori', Danau Limbong, Penanian - Nanggala, Buntu Pune, Rante Karassik, Patung Salib Buntu Singki', Pasar Hewan Bolu, Padang Pasir Rantebua, Pallawa' - Sa'dan, Pusat Kerajinan Tenun To' Barana' - Sa'dan, Kalimbuang - Bori, Batu Mehir - Rante Parinding, Pala' Tokke - La'bo', Marante - Tondon, Tambolang - Rantepao, Makam PongTiku, dan Benteng Pertahanan PongTiku.
"Negeri di Atas Awan ikon baru bagi Toraja Utara. Sebenarnya dari dulu ada, tapi populer seperti sekarang ini, itu baru (sejak) 4 tahun lalu," kata Kalatiku Paembonan.

Lebih lanjut, kata dia, kampung di atas awan bagi warga Toraja sebenarnya biasa saja.

Namun, bagi wisawatan, itu luar biasa.

"Dari puncak gunung kelihatan hamparan awan begitu memukau. Bagi kami di sana biasa, tapi bagi orang yang baru melihat, itu sesuatu yang menakjubkan," kata dia.

"Itu ikon baru dari 17 unggulan yang kita miliki di Toraja Utara. Negeri di Atas Awan itu favorit," katanya lebih lanjut.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved