Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ince Langke Meninggal

Plt Kepala Bappelitbangda: Beliau Minta Bicara Terakhir, Sempat Beri Gagasan ke Pak Gub

Innalillahi wa innailahi rojiun. Legislator Partai Golongan Karya (Golkar) Ince Langke meninggal dunia, Selasa (8/9/2020).

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
ist
Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengambangan Daerah Sulawesi Selatan (Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel) Junaedi Bakri (kanan) sempat memberi minyak kayu putih di hidung Almarhum Ince Langke di lantai 8 Gedung Tower DPRD Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Innalillahi wa innailahi rojiun. Legislator Partai Golongan Karya (Golkar) Ince Langke meninggal dunia, Selasa (8/9/2020).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengambangan Daerah Sulawesi Selatan (Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel) Junaedi Bakri mengatakan berada bersama Ince Langke di lantai 8 Gedung Tower DPRD Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar.

Di sana, bersama Anggota Badan Anggaran DPRD Sulsel, seluruh fraksi memberi masukan terkait pembahasan APBD Perubahan 2020 Sulawesi Selatan.

"Tadi pukul 13.15 Wita kejadiannya," kata Edi sapaanya via telepon.

Menurut mantan Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), almarhum tak terlihat sakit atau semacamnya.

"Beliau fresh seperti biasa. Tapi, beliau minta bicara terakhir saat sesi pandangan tiap fraksi," katanya.

Setelah seluruh fraksi memberi pandangan, Fraksi Golkar yang diwakili Pak Ince Langke memberi pandangan.

"Nah saat dikasi kesempatan memberi pandangan, satu gagasan beliau berikan. Fraksi Partai Golkar pada prinsipnya mendukung berbagai kebijakan Pak Gubernur," ujar Junaedi menirukan almarhum.

"Provinsi ini tidak boleh menjadi kabupaten ke-25. Tapi fungsinya provinsi ini adalah fungsi supporting. Pas beliau beliau bilang yang kedua, langsung tersungkur di kursinya," jelasnya.

Saat almarhum tersungkur, seluruh anggota rapat banggar langsung mendekati.

"Pas jatuh langsung kami semua mendekat. Saya kaget. Sempat saya beri minyak kayu putih, sebelum dibawa ke RS Awal Bros," katanya.

Rencananya, almarhum akan dibawa langsung ke Selayar. "Langsung ke Selayar, namun dari RS Awal Bros, ada pelepasan di DPRD Sulsel sebelum ke sana," ujarnya.(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, @fadhlymuhammad

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved