PSM
Fokus dalam Kontestasi Politik Pilkada Makassar, Munafri Arifuddin Mundur dari CEO PT PSM, Benarkah?
Menantu Owner Bosowa Group, Aksa Mahmud tersebut, disebut mundur karena ingin fokus ke proses pemilihan wali kota Makassar.
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM - Kota Makassar saat ini sedang diramaikan dengan kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.
Dan sejalan dengan pemilihan wali kota Makassar tersebut, CEO PT PSM Munafri Arifuddin ikut dalam pemilihan tersebut.
• Soal Jadwal PSM di Liga 1 2020, Ini Komen Zulkifli Syukur? Manchester United Gaet Rekan Ezra Walian
• Tak Tahan Diteror Pelakor, Istri Sah Pajang Foto Suami dan Wanita Selingkuhan, Kenalan Kerja di Pub
Kini jelang lanjutan Kickoff kompetisi Liga 1 2020, PSM Makassar diterpa isu kurang sedap.
Selain masih berkutat pada persiapan dan mengumpulkan para pemain yang tak kunjung usai, PSM kini dihadapkan pada rumor pergantian Direksi atau pimpinan manajemen.
Bahkan saat ini berhembus informasi yang beredar CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, mengundurkan diri.
Menantu Owner Bosowa Group, Aksa Mahmud tersebut ingin fokus ke proses pemilihan wali kota Makassar.
Pria yang akrab disapa Appi itu menjabat selaku CEO PSM sejak tahun 2016 lalu menggantikan Rully Habibie.
Selama menangani PSM empat musim terakhir, Munafri Arifuddin dianggap mampu mengangkat prestasi PSM yang beberapa tahun sebelumnya seret prestasi.
• 13 Pemain 2 Asisten Pelatih PSM Tes Swab, Siapa Saja & Kapan yang Lain? Stadion Kalegowa Belum Siap
• 5 Manfaat Game Online, Orang Tua Tak Selamanya Buruk Bagi Pelajar, Hormon Kognitif hingga Kesenangan
Di tahun 2016 lalu pada ajang Indonesia Soccer Champions (ISC), PSM mampu bersaing dan finish di posisi ke-6 klasemen.
Memasuki era Liga 1 di tahun 2017, Appi yang mengontrol manajemen PSM membangun dream team.
Sejumlah pemain asal Makassar berlabel nasional didatangkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ceo-psm-munafri-arifuddin-meneken-kontrak-pemain.jpg)