Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bank Mandiri

Consumer Loan Head Mandiri Region X: Kredit Tumbuh 33 Persen

Kredit perbankan mulai tumbuh setelah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.

Tayang:
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH HASIM ARFAH
Consumer Loan Head Mandiri Region X, Humaira Lahambu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kredit perbankan mulai tumbuh setelah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.

Consumer Loan Head Mandiri Region X, Humaira Lahambu, menyampaikan kredit mulai tumbuh pada awal semester II 2020.

"Kredit sudah tumbuh 33 persen dari Juni," kata Humaira Lahambu, Selasa (8/9/2020).

Tapi, Mandiri tetap hati-hati dalam menyalurkan kredit ke user.

"Kami tetap menjalankan prinsip hati-hati," katanya.

Bank Mandiri terus memperkuat kontribusi untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak pandemi covid-19.

Hal ini terlihat dari laju penyaluran kredit Bank Mandiri konsolidasi yang meningkat 4,38% secara year on year menjadi Rp 871,7 triliun pada paruh pertama tahun ini.

Dari capaian tersebut secara bank only, laju penyaluran kredit produktif perseroan mencapai 4,23% yoy menjadi Rp 585,3 triliun dibandingkan Juni 2019.

Yang terdiri atas kredit modal kerja sebesar Rp306,4 triliun dan kredit investasi sebesar Rp279,0 triliun.

Sementara kredit konsumsi tumbuh 3,56% yoy menjadi Rp169,5 triliun yang diperlukan untuk mendorong tingkat konsumsi rumah tangga dalam struktur Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Silvano Rumantir mengungkapkan, saat ini salah satu
fokus penyaluran kredit perseroan adalah membantu para pelaku usaha terdampak Covid-19 untuk mengembalikan kapasitas produksi yang sempat menurun akibat pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi yang diberlakukan di sebagian besar wilayah Indonesia.

“Dengan telah dilonggarkannya kebijakan pembatasan ini, kami berharap apa yang kami lakukan dapat ikut memulihkan denyut nadi perekonomian Indonesia dan mengembalikan optimisme Bangsa Indonesia untuk bangkit dari krisis akibat pandemi corona virus,” katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved