Breaking News:

Pilkada Selayar 2020

Balon Bupati Selayar Akan Laporkan Syamsuddin Karlos ke Polisi

Tetapi Tim Sukses Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa juga mengancam akan melaporkan Syamsuddin Karlos ke polisi jika uang mahar balon bupati

Istimewa
Akbar Silo-Dg Maroa saat menerima rekomendasi partai dari Pengurus Partai Gerindra di Makassar lalu. 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Tim Pemenangan Balon Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa tak hanya mendesak pengurus DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos untuk segera mengembalikan dana mahar partai ke pasangan balon bupati tersebut.

Tetapi Tim Sukses Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa juga mengancam akan melaporkan Syamsuddin Karlos ke polisi jika uang mahar balon bupati tersebut ke tidak dikembalikan.

"Rencana kami akan laporkan ke polisi jika tidak segera dikembalikan dana itu ke Prof Akbar Silo, karena itu bentuk penipuan," kata Ketua Tim Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa, Junaedi Samad, Selasa (8/9/2020).

Diungkap bahwa dana tersebut diserahkan langsung oleh Prof Dr Silo sebagai uang mahar partai ke Syamsuddin Karlos sebagai perwakilan DPW PAN Sulsel sebesar Rp 500 juta.

Diungkap bahwa mereka meminta dana partai tersebut karena Syamsuddin Karlos menyalahi komitmennya mendapatkan rekomendasi pasangan tersebut ke DPP PAN.

Dana tersebut merupakan dana awal untuk mendapatkan rekomendasi partai. Dan jika berhasil mendapatkan rekomendasi DPP PAN maka akan melunasi secara total mahar partai tersebut.

Dana tersebut diminta dikembalikan ke pihak tim Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa. Sebab dana itu merupakan bukan dana keseluruhan Akbar Silo.

Melainkan dana itu adalah dana masing-masing tim yang sudah dikumpul secara bersama.

" Itu uang tim-tim jadi bukan uang Pak Prof keseluruhan makanya kita minta kembalikan itu," kata Junaedi Samad.

Balon Bupati Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa saat ini batal mendaftar sebagai pasangan calon bupati. Disebabkan karena tak mampu mencukupkan satu kursi partai dari lima total kursi yang dipersyaratkan.

Terpisah, Syamsuddin Karlos membantah pernah menerima uang mahar partai dari pasangan Prof Dr Akbar Silo-Daeng Maroa.

" Saya tidak pernah ketemu dengan tim Prof urusan uang. Coba di tanya prof aja langsung apa beliau memberi atau tidak," kata Syamsuddin Karlo saat dihubungi Tribun.

Politisi senior PAN Sulsel asal Kabupaten Jeneponto juga menegaskan bahwa tidak ada sama sekali uang mahar ke PAN yang harus disetor oleh bakal calon bupati ke mereka.

Saat ini, PAN Kabupaten Kepulauan Selayar mengusung pasangan patahana Basli Ali-Saiful Arif di Pilkada Selayar. Partai tersebut miliki tiga kursi di parlemen Selayar.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved