Tes Kesehatan Pilkada Maros
FOTO: Harmil Mattotorang dan Andi Ilham Nadjamuddin Jalani Tes Kesehatan
Pasangan Bakal Calon Andi Harmil Mattotorang dan Andi Ilham Nadjamuddin (Maros Unggul) menjalani tes kesehatan
Penulis: Muh. Abdiwan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasangan Bakal Calon Andi Harmil Mattotorang dan Andi Ilham Nadjamuddin (Maros Unggul) menjalani tes kesehatan di Private Care Centre RS Wahidin Makassar, Senin (7/9/2020).
Pasangan ini telah memasukkan berkas pendaftaran di KPU Maros untuk maju di Pilkada Seretak 2020.
Harmil Mattotorang - Ilham Nadjamuddin diusung oleh PKS (2 kursi), dan Nasdem (5 kursi).
Selaian Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, Calon wali kota dari Makassar, Gowa dan Pangkep tes kesehatan juga hari ini sebagai syarat lolos administratif sebagai kandidat.
18 Item Diperiksa
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Gunawan Mashar menjelaskan terkait standar pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan penyalahgunaan narkotika untuk bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar 2020.
"Standarisasi itu sudah diatur pada Keputusan KPU RI Nomor 412 Tahun 2020," kata Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Makassar itu, Minggu (6/9/2020) malam
Dalam Keputusan tersebut dijelaskan, bapaslon mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai kepala daerah. Dalam arti, status kesehatan jiwa dan jasmani yang bebas dari ketidakmampuan yang tidak dapat dikoreksi.
Ketidakmampuan yang tidak dapat dikoreksi dalam kesehatan jiwa yakni, mengidap psikosis, gangguan mood berat, depresi berat dan bipolar, gangguan anxietas berat, retardasi mental maupun gangguan intelektual berat lain serta gangguan kepribadian.
Ketidakmampuan yang tidak dapat dikoreksi akibat adiksi NAPZA seperti intosikasi akut, pengguaan merugikan, sindroma ketergantungan, putus zat, gangguan psikotik akut dan sindrom amnesik.
Ketidakmampuan yang tidak dapat dikoreksi dalam kesehatan jasmani, meliputi sistem saraf, sistem jantung dan pembuluh darah, sistem pernapasan, bidang penglihatan, bidang telinga hidung tenggorok-kepala leher, sistem hati dan pencernaan, sistem urogenital, sistem muskuloskeletal, kanker): kanker, serta ketidakmampuan yang tidak dapat dikoreksi di bidang gigi dan mulut.
Sementara itu, aspek yang menjadi standar mampu dari sisi psikologi atau memenuhi kesehatan rohani atau psikologi seperti memiliki intelegensi yang baik mencakup kecerdasan kognitif.
Kemudian mampu mengendalikan diri dan emosinya sehingga dapat mengatasi tekanan, memiliki harapan hidup dan kapasitas untuk mencapai tujuan hidup sebaik mungkin, mampu memanfaatkan potensi, dan energinya untuk bekerja secara
produktif.
Lalu mempunyai sikap yang sesuai dengan norma dan pola hidup masyarakatnya, sehingga relasi interpersonal dan sosialnya baik.
Terkait penilaian status kesehatan dilaksanakan melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan protokol yang sesuai dengan standar profesi kedokteran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/harmil-mattotorang-dan-andi-ilham-nadjamuddin-maros-unggul-menjalani-tes-kesehatan-1.jpg)