Timor Leste
90 % Warga Timor Leste Pilih Merdeka, Begini Setelah 21 Tahun Hidup dalam Konflik hingga Kelaparan
ekonomi Timor Leste bakal semakin terpuruk di 2020 karena pandemi virus corona (Covid-19) dan kondisi politik yang belum stabil.
Pada saat itu pemilih yang berpartisipasi mencapai 90 persen, sehingga penentuan pendapat tidak perlu diperpanjang.
Lalu bagaimana keadaan Timor Leste (Timor Timur) sekarang?
Perekonomian Timor Leste
Dilansir laman Heritage, skor kebebasan ekonomi Timor-Leste adalah 45,9.
Hal itu menjadikan Timor Leste menduduki peringkat ke-171 negara di dunia dalam indeks 2020.
Di kawasan Asia-Pasifik, Timor Leste berada di peringkat ke-40 diantara 42 negara dan skor keseluruhannya jauh di bawah rata-rata kawasan maupun dunia.
• Biadab, Tak Puas Dilayani 4 Istri, Terkuak Pria Ini Juga Rudapaksa Anak Tiri, Sudah 4 Tahun Ditutupi
• Liga 1 2020, 2 Klub Promosi dan Tanpa Degradasi, Plus Minus Kata Kapten PSM & Kapan Jadwal Latihan?
Perekonomian Timor Leste mencatat sedikit tanda-tanda kebebasan ekonomi sejak dimasukkan dalam Indeks pada tahun 2009.
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)-nya lemah.
Perekonomian negara itu bergantung pada pengeluaran pemerintah yang didanai oleh penarikan dari Dana Perminyakan.
Seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (5/7/2020), laporan resmi Bank Dunia tahun 2020,
menyebutkan pertumbuhan ekonomi Timor Leste masih lambat dibandingkan negara-negara Asia Tenggara.
Negara dengan nama resmi Republica Democratica de Timor Leste ini masih jadi salah satu negara paling miskin di dunia.
Pendapatan per kapita
Mengutip laporan United Nations Development Programme (UNDP), Timor Leste berada di peringkat 152 negara sebagai negara termiskin di dunia dari 162 negara.
Angka PDB per kapita Timor Leste diperkirakan akan mencapai 2.356 dollar AS atau sekitar Rp 34,23 juta (kurs Rp 14.532) pada Desember 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mencapai-90-persen-warganya-pilih-merdeka-kini-setelah-21-tahun-hidup-dalam-konflik.jpg)