Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penjualan Semen

New Normal! Bosowa Semen Optimis Penjualan Semester Dua Melejit

Manajemen PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen) optimis perekonomian Indonesia mulai bergerak pada semester II 2020.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Hasriyani Latif
ist
Direktur Komersial Bosowa Semen, Ismail Iskandar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Manajemen PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen) optimis perekonomian Indonesia mulai bergerak pada semester II 2020.

Terlebih lagi jika pemerintah, stake holder dan masyarakat patuh akan kebiasaan hidup baru atau new normal.

Di masa pandemi Covid-19 ini, penjualan Bosowa Semen cukup tertekan. Tapi, tekanan ini murni karena daya beli masyarakat.

Produksi tetap stabil dan lancar. Permintaan masyarakat pada semester I 2020 menurun sebanyak 25 persen dibandingkan semester I 2019.

Penjualan semen juga menurun berdasarkan market share secara nasional yang turun 6,2 persen dari data Asosiasi Semen Indonesia (ASI).

Serta market share ekspor yang juga turun sekitar 41,8 persen secara nasional.

Direktur Komersial Bosowa Semen, Ismail Iskandar, melalui rilisnya Minggu (6/9/2020), mengatakan pihaknya tetap optimis di semester II 2020, perekonomian secara nasional kembali bergerak dengan menerapkan new normal sesuai anjuran pemerintah.

“Sehingga daya beli masyarakat bisa jalan meski bertahap,” ujarnya.

Ia membeberkan Covid-19 berdampak pada proyek pemerintah sehingga terjadi penundaan.

Dimana, mayoritas proyek pemerintah dan swasta serta developer memakai Bosowa Semen.

Ia mengaku tetap optimis di semester kedua 2020 proyek dapat bergerak kembali meski perlahan, sehingga pihaknya dapat menyelesaikan proyek yang tertunda.

“Yang sedang jalan sekarang dalam tahap penyelesaian adalah bandara Sultan Hasanuddin yang mengalami perluasan, serta jalan beton di beberapa daerah,” ujarnya.

Ekspor ke ASEAN

Marketing Division Head Bosowa Semen, Nur Alamsyah juga berharap proyek pemerintah di semester kedua 2020 dapat bergulir kembali, sehingga rencana ekspor Bosowa ke beberapa Negara ASEAN dapat terlaksana.

“Bosowa ingin tampil dan memberitahukan ke masyarakat bahwa semen masih tetap diproduksi dan masih beredar di pasaran,” ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved