Penyebab Komedian Idan Separo Meninggal Dunia Saat Covid-19 atau Pandemi Virus Corona, Sakit Apa?
Penyebab komedian Idan Separo meninggal dunia saat Covid-19 atau pandemi virus corona, sakit apa?
TRIBUN-TIMUR.COM - Penyebab komedian Idan Separo meninggal dunia saat Covid-19 atau pandemi virus corona, sakit apa?
Innalillahi wainna ilaihi rajiun.
Komedian Achmad Syahidan atau Idan Separo meninggal dunia dan menghembuskan napas terakhir pada Rabu (2/9/2020).
Dari keterangan yang dibagikan kerabat dekatnya, Daus Separo, Idan Separo meninggal karena penyakit gula atau diabetes.
"Iya baru tadi sore habis Ashar. Dia kan memang punya (penyakit) gula ya," kata Daus Separo kepada awak media.
Idan Separo mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Mekarsari, Bekasi, Jawa Barat.
Sudah sekitar satu minggu Idan memang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.
"Lagi dirawat kurang lebih sudah seminggu di rumah sakit," lanjut Daus Separo mengatakan.
Eko Patrio: orangnya selalu ceria
Komedian Eko Patrio mengenang sosok mendiang Idan Separo sebagai orang yang selalu ceria.
Lewat akun media sosialnya, Eko Patrio mengunggah foto hitam putih Idan Separo disertai keterangan cukup panjang menceritakan sosok Idan Separo.
Eko Patrio menyebut Idan sebagai salah satu karyawan pertama Komando Production yang dibangunnya.
"Kalau di Tanya siapa karyawan komando pertama kali, maka salah satu nya sahabat saya ini, 20 tahun yang lalu bersama komedian yang lain menjadi bagian dari komando production," tulis Eko Patrio dikutip dari akun resminya @ekopatriosuper, Rabu (2/9/2020).
Dalam ingatannya, Idan Separo adalah sosok yang ceria dan pekerja keras.
Tak hanya itu, Idan juga hampir tidak pernah marah, hingga membuat Eko Patrio tidak bisa marah padanya.
"Orangnya selalu ceria, pekerja keras, tidak pernah marah. Hidupnya enjoy banget, kalaupun dimarahin dia cengar-cengir aja, sehingga saya enggak bisa marah," tulis Eko Patrio.
Eko Patrio juga mengetahui kalau Idan Separo sempat sakit ketika mulai membangun kariernya di dunia seni komedi.
"Saat membangun kariernya, dia sakit dan akhirnya meninggalkan kita semua," tulis Eko lagi.
"Semoga Amal ibadah sahabat saya ini ditrima disisinya, diampuni dosanya, diterangkan jalannya dan keluarga yang ditinggalkan nya diberikan ketabahan, selamat jalan IDAN SEPARO, kita Akan selalu ingat jasa-jasamu," tulis Eko Patrio di bagian akhir.
Berikut link unggahan Eko Patrio di Instagram.
Mengenal diabetes perenggut nyawa Idan Separo
Idan Separo meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit gula atau diabetes.
Disalin dari laman Alodokter.com, diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah.
Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.
Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh.
Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.
Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung.
Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh.
Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.
Secara umum, diabetes dibedakan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Diabetes tipe 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin.
Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh.
Diabetes tipe 1 dikenal juga dengan diabetes autoimun.
Pemicu timbulnya keadaan autoimun ini masih belum diketahui dengan pasti.
Dugaan paling kuat adalah disebabkan oleh faktor genetik dari penderita yang dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan.
Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih sering terjadi.
Diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik (resistensi sel tubuh terhadap insulin).
Sekitar 90-95 persen penderita diabetes di dunia menderita diabetes tipe ini.
Selain kedua jenis diabetes tersebut, terdapat jenis diabetes khusus pada ibu hamil yang dinamakan diabetes gestasional.
Diabetes pada kehamilan disebabkan oleh perubahan hormon, dan gula darah akan kembali normal setelah ibu hamil menjalani persalinan.(*)