Kunjungi Tribun Timur, Deddy Dhukun Bikin Lagu Tentang Covid-19
Deddy Dhukun menceritakan suka sauna karena pengalamannya dulu pernah dinyatakan meninggal dunia waktu masih kecil.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
Selama pandemi ini, dia berharap Covid-19 bisa berhenti di Makassar.
"Tetap rajin cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak supaya kita terhindar penyakit itu dan jangan lupa kita berdoa kepada Tuhan semoga pandemi Covid-19 ini dihilangkan," katanya.
Awal kariernya ia di ajak sahabatnya dari SMA, Fariz RM untuk bergabung dengannya, dan kemudian menjadi vokalis dengan lagu ciptaanya berjudul "Manusia dan Tuhannya".
Kemudian mereka membentuk suatu grup Kelompok Tiga Suara (K3S) terdiri dari Bagoes AA, Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun, dan juga mendirikan grup 2D terdiri dari Dian dan Deddy , dengan lagu "Masih Ada" dan "Keraguan" yang sangat populer hingga sekarang.
Penyanyi ini mempunyai jiwa yang mulia, dengan hasil jerih payahnya ia selalu menyisikan uangnya untuk Ibunya dan kebaktian sosial yatim piatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/enyanyi-dan-pe4rt3t.jpg)