Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

'Pemberontakan' di Barcelona, Setelah Messi Kini Arturo Vidal Serang Manajemen Klub

'Pemberontakan' di Barcelona, Setelah Messi Kini Arturo Vidal Serang Manajemen Klub

Editor: Ilham Arsyam
twitter
Pemain Barcelona ramai-ramai memberontak 

TRIBUN-TIMUR.COM - Serangan kritik Arturo Vidal untuk Barcelona membuat isu pemberontakan di tubuh tim terus menyala di saat sengketa kontrak Lionel Messi juga belum selesai.

Gelandang BarcelonaArturo Vidal, melayangkan kritik tajam buat institusi klub menjelang latihan pramusim bersama pelatih Ronald Koeman, Senin (31/8/2020).

Vidal membukanya dengan mengulas perjalanan menyakitkan Barca di Liga Champions akibat digilas Bayern Muenchen 2-8 di perempat final.

"Sungguh menyakitkan tidak berada di final dan mengingat bagaimana itu terjadi," katanya dalam kanal Youtube, seperti dikutip BolaSport.com dari Sport.es.

"Kami kalah dari lawan yang terorganisasi dengan mentalitas pemenang dan pemain-pemain yang siap secara fisik, serta sistem permainan yang kuat.

"Saat Anda lemah dalam pikiran dan energi, hal seperti itu bisa terjadi, dan kami mengalaminya," kata Vidal.

Eks pemain Juventus itu menilai penyebab krisis prestasi Barcelona musim lalu bukan cuma soal materi pemain.

Dia pun menyemprot peran klub yang besar untuk kemunduran ini.

Kehadiran pelatih baru dan kebijakan membuang pemain-pemain penting yang dianggap sudah tidak berguna dinilai bukan solusi agar klub menjadi lebih baik.

"Jelas ini lebih besar dari pemain. Klub harus berkembang dan melakukannya dalam cara lebih baik. Itu tidak mudah, bukan cuma soal datang dan membuang pemain-pemain besar dan mengubah beberapa hal," ujarnya.

Lionel Messi, Luis Suarez, dan Frenkie de Jong tampak tertunduk lesu usai Barcelona tersingkir tragis dengan  skor telak 2-8 dari Bayern Muenchen di babak perempat final Liga Champions 2019-2020.
TWITTER.COM/NEWSFEEDGH_
Lionel Messi, Luis Suarez, dan Frenkie de Jong tampak tertunduk lesu usai Barcelona tersingkir tragis dengan skor telak 2-8 dari Bayern Muenchen di babak perempat final Liga Champions 2019-2020.
 

Vidal menganggap tim Barcelona saat ini memang tidak cukup kuat setangguh musim-musim sebelumnya.

"Barca harus mengubah cara berpikir mereka. Sepak bola telah banyak berevolusi. DNA klub telah ditinggalkan dan tim lain menjadi lebih baik," ujar dia.

"Barcelona harus mengubah banyak hal. Tim yang saya pikir terbaik di dunia tidak bisa mempunyai 13 pemain profesional dan sisa anggota skuadnya adalah pemain muda.

Tak Diberi Jalan Pihak La Liga, Hanya dengan 2 Cara ini Messi Bisa Hengkang dari Barcelona

"Bukan karena mereka tidak pantas berada di sana, tetapi di tim ini, Anda harus berkompetisi untuk menjadi siapa yang terbaik dan pantas untuk bermain," katanya.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved