Breaking News:

Tribun Mamuju Tengah

Mangsa Warga, Buaya 5 Meter Beserta 10 Ekor Anaknya Ditangkap Warga di Mamuju Tengah

Pawang berhasil menangkap buaya lima meter di Sungai Budong-budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
citizen/hamrul
Pawang berhasil menangkap buaya di Sungai Budong-budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pawang berhasil menangkap buaya lima meter di Sungai Budong-budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

Buaya tersebut ditangkap setelah memangsa seorang warga Dusun Kalubibing, Desa Pangalloang, Kecamatan Topoyo.

Buaya 5 meter itu ditangkap beserta anak-anaknya. Setidaknya pawang bersama warga setempat berhasil menangkap 11 ekor buaya.

"Satu ekor induknya sama kurang lebih 10 ekor anaknya," kata Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Bahar via telepon, Senin (24/8/2020).

Setelah ditangkap buaya yang memangsa warga beserta 10 ekor anaknya dievakuasi ke depan kantor Bupati Mamuju Tengah di Kecamatan Tobadak. Buaya-buaya itupun sempat jadi tontonan warga.

Bupati Mateng, Aras Tammauni mengaku buaya tersebut ditangkap atas perintahnya.

Setelah mendengar kabar terkait warganya yang diterkam buaya, ia langsung mengerahkan pawang untuk melakukan penangkapan.

"Selama satu malam proses penangkapan, pawang buaya yang dibantu oleh warga Dusun Patulana dan Dusun Galian Desa Budong-budong, serta warga Dusun Kalubibing, Desa Pangalloang, berhasil menangkap belasan ekor anak buaya beserta satu ekor induknya berukuran hampir lima meter," katanya.

Dengan ditangkap sejumlah predator tersebut, ia berharap keresahan warga bantaran sungai yang sebagian aktivitasnya memanfaatkan sungai tersebut bisa berkurang.

Buaya yang berhasil ditangkap rencananya akan dupindahkan ke penangkaran lain.

Dia juga berharap ke depannya, warga di sekitaran bantaran sungai untuk selalu berhati-hati agar kejadian serupa tak terulang.

"Semoga menjadi pelajaran bagi seluruh warga yang tinggal di bantaran sungai Budong-budong, agar ke depan lebih berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai," tuturnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved