Breaking News:

Pembunuhan Wartawan

Aliansi Wartawan Sulbar Desak Polda Ungkap Pembunuhan Demas Laira

Puluhan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sulbar dan Pemerhati Pers unjuk rasa di Mapolda Sulbar, Senin (24/8/2020).

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Puluhan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sulbar dan Pemerhati Pers unjuk rasa di Mapolda Sulbar, Senin (24/8/2020). Unjuk rasa tersebut adalah bentuk solidaritas atas meninggalnya seorang wartawan di Mamuju Tengah, Demas Laira (28) karena dibunuh. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Sulbar dan Pemerhati Pers unjuk rasa di Mapolda Sulbar, Senin (24/8/2020).

Unjuk rasa tersebut adalah bentuk solidaritas atas meninggalnya seorang wartawan di Mamuju Tengah, Demas Laira (28) karena dibunuh.

Demas Laira dibunuh pada 19 Agustus 2020 dengan 17 tusukan. Kejadian sekitar daerah Salubajau, Kecamatan Karossa. Saat itu, korban dalam perjalanan dari Kota Palu.

Massa aksi diterima langsung Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno di Teras Mapolda Sulbar.

Koordinator Lapangan (Korlap) Jawaluddin, mengatakan, mereka mendesak Polda Sulbar untuk membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap pelaku.

"Kami bukan tidak percaya dengan Polres Mateng akan tetapi kami tahu bahwa Polres Mateng masih sangat kekurang personil, olehnya itu kami sangat berharap kepada Kapolda Sulbar untuk segera mengusut tuntas kasus ini," katanya.

Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno mengatakan pihaknya sudah membentuk tim untuk menangani kasus pembunuhan wartawan Demas Laira.

"Kami sudah bentuk tim khusus. Bahkan sudah ada yang kami curaigai sebagai pelaku, saat ini masih dalam pemantauan," ungkapnya.

Menurutnya, ia sudah memberikan atensi kepada Dirkrimum untuk lebih cepat mengambil langkah pengungkapan kasus bersama Polres Mateng.

"Untuk menangni kasus tersebut tidaklah mudah, tapi bukan berarti tidak bisa akan tetapi perlu penangan yang khusus dan serius, makanya kami tidak bisa menyampaikan kepada media terkait bagaimana bentuknya karena ini adalah salah satu trik dan langkah penyelidikan kami," tuturnya.

Dia berjanji dalam dua hari ke depan akan menetapkan tersangka kasua pembunuhan Demas Laira.

"Doakan saja semoga kasus ini cepat terungkap dan pelakunya cepat ditangkap dan diadili," pungkasnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved