Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cara Efektif Mengatasi Anak yang Demam, Kenali Gejalanya Sebelum Bawa ke Dokter

Demam biasanya ditandai dengan naiknya suhu tubuh melewati batas normal. Biasanya di atas 37,2 derajat celcius

Tayang:
Editor: Muh. Irham

TRIBUN-TIMUR.COM - Anak-anak sering mengalami demam. Hal ini membuat orang tua menjadi cemas. Padahal, dalam ilmu kedokteran, demam adalah hal biasa sebagai respon tubuh melawan infeksi.

Demam pada anak muncul sebagai tanda bahwa sistem kekebalan tubuh anak sedang bekerja untuk memerangi flu atau infeksi lain.

Demam biasanya ditandai dengan naiknya suhu tubuh melewati batas normal. Biasanya di atas 37,2 derajat celcius.

Dalam beberapa kasus, infeksi virus ringan, seperti flu, dapat membuat suhu tubuh naik hingga 40 derajat Celsius. Sebaliknya, infeksi serius dapat terjadi tanpa adanya demam, terutama pada bayi.

Ada beberapa gejala yang harus diketahui oleh orangtua jika anaknya mengalami demam. Jika gejala ini muncul, segera temui dokter karena hal itu sudah dianggap berbahaya.

Gejala itu yakni:

1. Suhu tubuh yang diukur melalui dubur 38 derajat Celsius atau lebih, pada anak dengan usia kurang dari 3 bulan.

2. Suhu tubuh 38,8 derajat Celsius atau lebih, pada anak usia 3-6 bulan.

3. Suhu tubuh 38,8 hingga 39,4 derajat Celsius, pada anak usia 6 bulan atau lebih.

4. Suhu tubuh lebih dari 39,4 derajat Celsius, pada anak usia 6 bulan atau lebih.

Selain itu, perhatikan kondisi lain yang timbul saat anak demam seperti:

1. Diare atau muntah berkepanjangan.
2. Leher kaku.
3. Gangguan pernapasan, seperti mengi.
4. Kejang.
5. Kulit pucat.
6. Menjadi malas bermain.
7. Menangis dengan suara melengking.
8. Muncul ruam kulit.
9. Tidak mau makan.
10. Rewel.
11. Sakit kepala yang berat.
12. Sakit perut.
13. Tidak responsif atau lemas.
14. Muncul gejala dehidrasi, seperti mulut kering atau tidak mengeluarkan air mata saat menangis.
Jika gejala ini muncul, segera bawa anak Anda ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Demam pada anak dapat dipicu oleh virus seperti flu atau infeksi berbahaya seperti meningitis. Guna memastikan penyebab dan cara pengobatan yang tepat, dokter dapat memeriksa sampel darah dan urine pasien.

Umumnya, demam pada anak diatasi dengan obat-obatan, seperti paracetamol dan ibuprofen, atau cara menurunkan demam anak, misalnya memberikan kompres pada tubuh anak.

Namun, tidak semua obat boleh diberikan pada anak yang sedang demam. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter terlebih dulu agar bisa diobati dengan tepat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved