Fakta Menarik Tentang Ronald Koeman Calon Pelatih Baru Barcelona, Messi Tak Jadi Hengkang?
Fakta Menarik Tentang Ronald Koeman Calon Pelatih Baru Barcelona, Messi Tak Jadi Hengkang?
Fakta Menarik Tentang Ronald Koeman Calon Pelatih Baru Barcelona, Messi Tak Jadi Hengkang?
TRIBUN-TIMUR.COM - Barcelona baru saja memecat Quique Setien sebagai pelatih akbat menelan kekalahan telak atas Bayern Munchen dengan skor 2-8 pada perempat final Liga Champions.
Penggantinya, Ronald Koeman disebut-sebut bakal merapat ke Camp Nou.
Sejumlah nama dikabarkan sedang diincar Barcelona untuk menjadi pelatih anyar, mulai dari Mauricio Pochettino, Ronald Koeman, hingga legenda klub, Xavi Hernandez.
Namun, petinggi Barcelona dilaporkan memilih Ronald Koeman sebagai nakhoda baru klub berjulukan Blaugrana tersebut.
"Ronald Koeman telah dipilih sebagai manajer baru Barcelona. Dia akan meninggalkan timnas Belanda untuk bergabung dengan Barca," tulis pakar transfer Fabrizio Romano di Twitter, beberapa jam sebelum Barcelona mengumumkan pemecatan Setien.
• Lupa Matikan Kamera, Staf Dewan Terekam Berhubungan Intim di Tempat Tidur saat Meeting via Zoom
Dilihat dari nilai romansa, penunjukan Ronald Koeman menjadi pelatih pengganti Quique Setien memang sangat ideal.
Apalagi sebagai mantan pemain Belanda, Koeman pastinya sangat akrab dengan Total Football, yang sering dikaitkan dengan filosofi tiki-taka Barcelona.
Akan tetapi, sebagai pelatih, karier Koeman tidak semulus semasa dia menjadi pemain.
Koeman beberapa kali diberhentikan klub karena pencapaiannya tak memuaskan.
Memulai karier melatih sebagai asisten di timnas Belanda dan Barcelona, Koeman pertama kali menjadi pelatih kepala di Vitesse pada 2000-2001.
Dia ketika itu sukses karena Vitesse dibawa lolos ke Piala UEFA dengan bujet yang terbatas.
Koeman kemudian melatih mantan klubnya, Ajax Amsterdam, mulai musim 2001-2002.
Sempat sukses pada tahun-tahun pertama, Ajax kemudian menurun sampai akhirnya Koeman mengundurkan diri pada Februari 2005.
Pindah ke Benfica, Koeman juga kurang sukses. Dia tidak menyelesaikan kontrak selama dua tahun dan memutuskan hengkang ke PSV.