Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

ALASAN Ibu Muda Melahirkan Seorang Diri di Kamar Sambil Dengar Musik Kencang, Bayi Disimpan di Teras

Bahkan, wanita berusia 20 tahun itu nekat melahirkan bayi seorang diri sambil menyetel musik di kamar.

Editor: Ansar
istimewa
Bayi perempuan yang ditemukan di depan rumah warga di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang Ibu Muda nekat melahirkan bayi seorang diri di kamar.

Wanita  berinisial D itu melahirkan tanpa bantuan tenaga medis maupun dari pihak keluarga.

Bahkan, wanita berusia 20 tahun itu nekat Melahirkan bayi seorang diri sambil menyetel musik di kamar.

D melahirkan di dalam ruangan kamar berukuran 3x4 dirumahnya yang berlokasi di wilayah RT 01/RW 08 Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Ibu muda yang belum memiliki suami itu berjuang seorang diri antara hidup dan mati.

Ia berusaha kuat agar anak pertamanya itu terlahir meski tanpa bantuan Bidan.

Kumpulan Nama Bayi Kembar Perempuan Islami, Punya Arti Ahli Ibadah, Mulia & Cantik

UPDATE Corona Indonesia: 1.693 Kasus Baru Covid-19, 5 Provinsi Dominasi Penularan, Sulsel Termasuk?

Proses persalinan yang dilakukan oleh ibu muda ini tak diketahui oleh siapa pun.

Bahkan, orangtua D tak mengetahui jika putrinya sedang mengandung janin bayi.

Cucuran darah yang membekas di seprei dan kasur menjadi saksi bisu perjuangan D melahirkan bayi perempuannya.

"Musik itu disetel untuk mengelabui orang di rumahnya agar tak mendengar proses Persalinan dan tangisan bayinya," kata Kapolsek Palmerah, Kompol Supriyanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2020).

Setelah sang buah hatinya lahir, tak seperti persalinan umumnya yang disambut suka cita, D justru melewatinya dengan duka.

Tetesan air mata mengalir dari pipinya, memikirkan nasib bayi tak berdosa itu yang lahir dari hasil hubungan gelap nya dengan sang kekasih.

Akhirnya dengan segala resiko yang harus dihadapi, D memulai cerita.

tribunnews
Ilustrasi Bayi (Wartakota/Ilustrasi)

Saat itu sekira Pukul 06.00 WIB, dengan sisa kekuatan D langsung mengenakan celana dan berjalan keluar kamar.

Setelah memastikan kondisi rumah aman dan kedua orangtuanya sedang berada di kamar, D menggendong bayi itu ke teras dan berteriak memanggil ibunya.

"Pagi-pagi itu habis lahiran, dia langsung bisa jalan seperti orang biasa dan bilang kalau habis nemu bayi di depan rumah dan diserahkan bayi itu ke ibunya," kata Supriyanto.

Hasil Hubungan Gelap

Bayi perempuan mungil itu dikabarkan hasil hubungan gelap yang dilakukan antara D dengan pacarnya.

Namun, sang pacar enggan bertanggungjawab karena beralasan tak punya uang untuk menikah.

 "Saat diamankan akhirnya dia ngakuin semua. Penyebabnya karena dia malu itu hasil hubungan gelap dengan pacarnya dan pacarnya enggak punya uang untuk nikahin," kata Supriyanto.

 Kumpulan Nama Bayi Kembar Perempuan Islami, Punya Arti Ahli Ibadah, Mulia & Cantik

 UPDATE Corona Indonesia: 1.693 Kasus Baru Covid-19, 5 Provinsi Dominasi Penularan, Sulsel Termasuk?

Disimpang di Teras

Warga dibuat heboh dengan ditemukannya seorang bayi mungil yang menangis di teras rumah.

Sontak saja, tangisan bayi di teras rumah itu pun membuat warga berkumpul.

Peristiwa penemuan bayi ini terjadi di salah satu rumah wilayah RT 01/RW 08 Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di teras rumah warga itu awalnya tak diketahui siapa orangtuanya.

Saat ditemukan, ditubuh bayi tersebut masih menempel ari-arinya.

Diduga, bayi mungil itu baru saja dilahirkan dan sengaja disimpan di teras rumah warga.

Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto mengatakan, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dengan ari-ari masih menempel.

"Penemuan bayi baru lahir masih ada ari-arinya. Bayi ditemukan dalam posisi terbungkus kain jarik," kata Supriyanto kepada wartawan.

Ia menjelaskan, bayi tersebut ditemukan pada Minggu (9/8/2020) pagi oleh warga setempat.

"Saksi D menaruh bayi itu di depan rumahnya, kemudian memanggil ibunya," jelas Supriyanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya, bayi malang itu langsung dibawa ke bidan terdekat karena sempat menggigil saat ditemukan.

"Dibawa ke bidan, diganti bajunya, dibersihin semua. Kondisinya waktu itu dalam keadaan menggigil, sekarang sudah sehat," ucap dia.

tribunnews
Seorang wanita menggendong seorang bayi perempuan yang ditemukan warga di daerah RT 01/RW 08 Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (9/8/2020) pagi. (Dok Istimewa)

D Ditangkap Polisi

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta, belakangan polisi berhasil mengungkap jika ibu kandung bayi berjenis kelamin perempuan itu ternyata anak dari salah satu penghuni rumah.

Orangtua dari bayi malang itu berinisial D.

Wanita berusia 20 tahun tersebut ternyata ibu kandung dari bayi perempuan yang ditemukan di depan rumanya.

D diketahui sebagai ibu kandung dari bayi tersebut setelah ditemukan jejak darah di kasur D.

"Tapi saat itu D enggak ada di lokasi karena setelah dia mengaku menemukan dan menyerahkan bayi itu kepada ibunya, dia langsung berangkat kerja," kata Supriyanto.

tribunnews
D (20) saat diperiksa di Puskesmas Palmerah (Dokumentasi Polsek Palmerah)

Menurut polisi, darah itu diduga bekas D melahirkan.

"Ternyata itu darah dia bekas lahiran. Jadi pelaku ini lahiran sendiri di kamar dan hebatnya dia langsung bisa jalan dan mengaku ke orangtuanya kalau dia ini nemuin bayi," kata Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto .

Setelah mengaku menemukan bayi, D pun langsung pergi bekerja.

Supriyanto menyebut keluarga D selama ini tak ada yang mengetahui kehamilan wanita yang belum memilki suami itu.

Polisi pun memancing D untuk bertemu hingga akhirnya berhasil mengamankan perempuan muda itu di kawasan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Minggu (9/8/2020) malam.

"Setelah kami cari ternyata dia ada di Kebon Jeruk. Terkulai lemah pasca-melahirkan," ujar Supriyanto.

Polisi kemudian membawa D ke Puskesmas Palmerah untuk mendapatkan perawatan.

"Saat diamankan akhirnya dia ngakuin semua. Penyebabnya karena dia malu itu hasil hubungan gelap dengan pacarnya dan pacarnya enggak punya uang untuk nikahin," kata Supriyanto.

 Ibu dan Bayinya jalani isolasi

S dan bayi mungilnya saat ini harus menjalani isolasi.

Menurut Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto, D dan bayinya diisolasi mandiri di Puskesmas Palmerah setelah hasil rapid test keduanya reaktif.

"Jadi sambil menunggu hasil swab test keduanya diisolasi di Puskesmas Palmerah, termasuk orangtua dan keluarganya juga di swab dan lingkungan disana isolasi mandiri sementara ini," kata Supriyanto. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Kisah Perjuangan Ibu Muda Melahirkan Seorang Diri di Kamar, Pasang Musik kencang, Kini Bernasib Pilu, 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved