Evi Masamba Siap Lawan Indah Putri Indriani dan Thahar Rum di Luwu Utara, tapi Kok Pojokkan Sarjana?
Evi Masamba siap jadi penantang Indah Putri Indriani dan Thahar Rum di Luwu Utara, tapi kok pojokkan sarjana?
TRIBUN-TIMUR.COM - Evi Masamba siap jadi penantang Indah Putri Indriani dan Thahar Rum di Luwu Utara, tapi kok pojokkan sarjana?
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara periode 2021 hingga 2026 akan digelar pada tahun ini dalam rangkaian Pilkada serentak 2020.
Petahana, bupati, Indah Putri Indriani dan wakil bupati, Thahar Rum kembali akan bertarung.
Di Pilkada Luwu Utara 2020, mereka terlibat rivalitas.
Beda dengan di Pilkada tahun 2015, dimana mereka berpasangan hingga menang.
Mereka memeroleh 53,60 persen suara atau 90.826.
Di Pilkada 2020, Indah Putri Indriani menggandeng calon wakil baru, Suaib Mansur.
Sementara Thahar Rum berpasangan Rahmat Laguni.
Jelang masa pendaftaran calon kepala daerah, muncul figur yang berniat ingin meramaikan bursa calon "01" Luwu Utara.
Siapa?
Dia adalah Evi Anggraini atau pedangdut Evi Masamba.
Bahkan, Evi Masamba melakukan survei jika dirinya mencalonkan diri menjadi Bupati Luwu Utara, yang merupakan kampung halamannya.
Pedangdut usia 29 tahun ini melempar pertanyaan apakah dirinya cocok jika maju sebagai Bupati Luwu Utara atau tidak.
"Halo, Assalamualaikum, saya Evi Masamba, putri Luwu Utara, cocok enggak ya kalau saya mencalonkan Bupati Luwu Utara, Masamba?" tanya Evi Masamba melalui video yang di-posting di akun Instagramnya @evi_masamba_real, Jumat (7/8/2020).
Ragam komentar pun tertuang dalam Instagram Evi Masamba.
Ada yang memberikan dukungan, tapi tak sedikit pula yang menentang rencana Evi terjun ke dunia politik.
"Cocok donk zhayaaank gak ada salahnya mencoba yg lebih baik," tulis admin akun @belvinaratu.
"Cocok banget selain cantik cerdas gak ada salahnya untuk mencoba ka," tulis admin akun @firdaus_mc92.
Penolakan juga datang dari desainer sekaligus pembawa acara, Ivan Gunawan.
Igun menilai Evi Masamba tak perlu harus menjabat kursi pemerintahan jika ingin membantu pembangunan di daerah asalnya.
"Jadi penyanyi aja sayang, bergoyang. Raih dulu mimpi mu sambil kamu ikut andil membangun daerah mu dengan semampumu. Maaf kalau kakak salah," tulis Ivan Gunawan melalui akunnya @ivan_gunawan.
Tidak menampik saran Ivan Gunawan, Evi Masamba membalas komentarnya dan setuju dengan pendapatnya.
"Siap kakakku," balas Evi Masamba sambil menyematkan emoji cium.
Posting-an Evi Masamba terkait keinginannya menjadi calon bupati berlanjut pada Sabtu (8/8/2020).
Di akunnya, dia mem-posting foto dirinya disertai caption, "Tdk perlu sarjana untuk membangun daerah sendiri tpi niat yang tulus harus dibangun dalam diri, dan ingat sebagian yg berpendidikan ada yg tidak bisa bertanggung jawab dan merusak daerah sendiri. #evimasamba."
Evi Masamba mengatakan, tak perlu berpendidikan tinggi bagi seorang yang ingin membangun kampung halaman sebab sebagian dari yang berpendidikan tinggi, malah ada tak bisa bertanggung jawab dan merusak daerah sendiri.
Entah siapa disinggung Evi Masamba.
Posting-an tersebut kemudian ditanggapi suaminya, Aryef Wahid melalui akun @aryefwahid.
"Maaf sekiranya parah sarjanah bsa memahami captionya dan berpikir positif aja," tulis Aryef Wahid.
Penggunaan diksi "sarjana" oleh Evi Masamba mengundang kritikan dari netizen.
Mereka menilai itu tidak tepat sebab seolah menggeneralisir orang yang bergelar sarjana tidak dapat diandalkan dalam memimpin daerah.
Pengelola akun @whie.whie.9 menulis, "mmm maaf sblmnya captionnya tolong prbaiki apa gi blg sarjana merusak daerah sendiri itu mnrtku sangat gk etis kak evi bkan apa2 akupun sarjana v apa yg dbenak kak evi gitu. sekolah itu penting krn pa bisa menaikkan derajat ortu dmata org byk dan bisa juga dpt ilmu dr ilmu kita bisa macam2 tnpa pendidikan kita bakal dbodohi org byk pa gi sarjana org klo gk kuliah hukum gk mngkin dy tau tentang hukum mkanya dy hrz jd sarjana hukum."
Pengelola akun @rosandi_r_shalamma menulis, "Tidk Perlu menjelekan Sarjana Untuk mendokrak popularitas Kak evi. Membagun daerah tak perlu punya pendidikan baik. cukup bertindak membantu Pemerintah."
Pengelola akun @ulfa_119 menulis, "Sarjana nya disunting aja kak, lebih tpatnya ke pendidikan tinggi aja."
Pengelola akun @hqqnama menulis, "Wah sembarangan, bukan sarjananya tp orgnya. Jgn salahkan sarjananya dong."
Pengelola akun @kania_ardilla menulis, "Kenapa ujungnya ngejatuhin yg sarjana? Mending perbaiki dulu deh tata bahasanya biar ga jd perdebatan org2."
Pengelola akun @lastry_ary menulis, "Captionnya kurang bagus mb, tolong di koreksi, mending jadi diri sendri yaitu artis saja mb, maaf y kalau saya salah."
Namun, ada juga yang mendukung Evi Masamba.
Pengelola akun @viviane_gealilea menulis, "Sudahlah kak evi,tidak usah di tanggapin.Diam saja dan terus berkarya entah itu di panggung hiburan atau di politik,teruslah maju sampai hinaan itu berubah menjadi sebuah tepuk tangan kebanggaan.jangan rendahkan dirimu seperti public figure yg tidak punya attitude (seperti dia)...Dunia ini butuh kerja keras dari orng yg bxk diam tapi bisa mendobrak sebuah panggung daripada yang nyinyir cari nama karena nama besar sudah mulai redup,jangan di tanggapi mulut netizen toh Evi public figure yg tidak harus mendengar netizen.orang punya mulut untuk berbicara tapi Evi punya 2 tangan menutup telinga agar menutup telinga dari orang yang IRI."
Pengelola akun @ayi_boenksu menulis, "Yg sarjana malah kebanyakan membodoh2i org yg sdh memilihnya."
Pengelola akun @andiakbar menulis, "Banyak cara membangun daerah sendiri.. Hati2 janji politik.."
Pengelola akun @fathuljannahlutfi menulis, "Pintar,,,cerdas,,,terampil...dan punya gelar yg tinggi tp membodohi masyarakat miskin."(*)