FKM Unhas
Tim FKM Unhas Terpilih Ikut Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan 2020, Ini 4 Daerah Dampingan?
Selain dengan FKM Unhas, program ini menggandeng beberapa perguruan tinggi untuk mendampingi Dinas Kesehatan di kabupaten /kota terpilih
Penulis: Rudi Salam | Editor: Arif Fuddin Usman
Sesi I pukul 10.00 - 12.00 WIB, pemaparan dari tim pendamping Dinkes Kab. Pangkajene Kepulauan yang disajikan oleh ketua tim Dr Irwandy SKM MSc.PH M.Kes.
Disusul oleh tim pendamping Dinkes Kab. Mamasa oleh ketua tim Dr Lalu Muhammad Saleh SKM MKes.
Kemudian sesi II pukul 13.00 - 15.00 WIB pemaparan dari tim pendamping Dinkes Kota Sorong yang disajikan oleh ketua tim Dr. Abdul Salam SKM Mkes.
Lalu dilanjutkan tim pendamping Dinkes Kabupaten Halmahera Barat oleh ketua tim Dr Wahiduddin SKM MKes.
Sebagai pembahas adalah Prof Dr drg Indang Trihandini MKes (FKM UI), Halik Sidik ST ME (Asosiasi Dinas Kesehatan), Hardianto SPd (Kemendagri) dan Tim Pengawas dari Kemenkes.
Evaluasi pendampingan secara daring tersebut dimoderasi oleh dr Levi Dhynianti dan Djembar Wibowo SKM.
Secara umum tim FKM Unhas memaparkan bahwa metode dan tahapan pelaksanaan pendampingan terdiri dari 3 tahap.
Yakni tahap 1: Analisis Permasalahan Sasaran Pendampingan, tahap 2: Intervensi Permasalahan yang dihadapi, tahap 3: Hasil Intervensi.
Semua lokus atau daerah dampingan telah melakukan lima kegiatan dan telah masuk ke tahap Intervensi Permasalahan yang dihadapi.
Adapun lima kegiatan yang telah dilakukan adalah Sosialisasi Awal Kegiatan dan FGD dengan pihak Dinkes masing-masing lokus.
Lalu Review Kualitas Program dan Kegiatan Renja 2020 dan Review Sistematika Dokumen Renja 2021.
Berikutnya melakukan Pre-Test dengan Kuesioner Online untuk Mengetahui tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Tim Perencana & SDM Kesehatan Dinkes, serta melakukan Workshop Penyusunan Renja.
Setiap perguruan tinggi diberikan keleluasan untuk mengembangkan metode pendampingan yang dirasa tepat dan efektif untuk mencapai tujuan.
“Nah, pada evaluasi antara ini, tim pembahas mengatakan bahwa tim Unhas merupakan tim yang telah mengembangkan metode dan tahapan pendampingan yang lebih baik,” kata Irwandy.
Lebih lanjut Irwandy mengatakan metode yang diterapkan tim FKM Unhas lebih terukur untuk dapat mencapai tujuan pendampingan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tim-fkm-unhas.jpg)