Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Joko Tjandra

Terungkap! Masih Ada Orang Berpengaruh Bantu Joko Tjandra Selain Oknum Jaksa, Polisi dan Imigrasi

Terungkap! Masih Ada Orang Berpengaruh Bantu Joko Tjandra Selain Oknum Jaksa, Polisi dan Imigrasi

Editor: Mansur AM
Tribunnews
Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra 

TRIBUN-TIMUR.COM - Koruptor Joko Tjandra membongkar bobroknya sistem hukum di Tanah Air.

Bukti masih ada oknum pejabat yang bisa dibeli oleh koruptor.

Bukti-bukti Joko Tjandra menyuap oknum aparat semakin terang benderang. Menkopolhukam Mahfud MD berjanji menggiring semua pejabat yang membantu Joko Tjandra ke penjara.

Taufan Pawe Aklamasi Musda Golkar Sulsel, Bukti NH Bukan Kaleng-kaleng! Amin Syam, IAS-SYL Disebut

30 Detik Paling Memalukan, Guru SMP Tak Sengaja Putar Video Syur di Kelas Depan Siswanya

Teriakan Guru TK dari Ruang Kepala Sekolah Bikin Kaget, Pas Dicek Baju Bagian Ketiak Sobek

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menyebut cukup banyak orang yang terkait dalam kasus Djoko Tjandra.   

Ternyata selain jenderal polisi, Jaksa Pinangki dan Pengacara Anita Kolopaking, ada orang lain yang menjadi kaki tangan Djoko Tjandra hingga santainya bolak balik Indonesia padahal berstatus buronan sejak 11 tahun lalu. 

Salah satu orang yang paling berkuasa mendampingi Djoko Tjandra yakni sosok inisial TT. 

Diungkap Boyamin berdasarkan bukti yang masih rahasia, sosok TT inilah yang melobi pihak Interpol hingga red notenya dihapuskan agar bebas keluar negeri dan masuk ke Indonesia dengan jalur khusus. 

"Terkait penghapusan red nitice tadi, saya yakin TT yang melakukan proses lobi kepada NCB Interpol," kata Boyamin saat jadi bintang tamu di ILC TV One mengangkat tema Pelarian Djoko Tjandra, Selasa (4/8/2020).

Boyamin menjelaskan inisial TT ini bahkan disebut sebagai naga, orang besar sebagai salah satu dalang di kasus ini. 

Mendengar hal itu, Karni Ilyas kaget dan menanyakan siapa sosok yang dimaksud. 

"TT ini Siapa?" tanya Karni. 

Boyamin tak mau menjawab hingga biarkan pihal kepolisian yang membocorkannya nanti. 

"Nda boleh lah bang!" jawab Boyamin ogah membocorkan.

Tak sampai disitu, Boyamin kemudian mengkritisi terkait pihak Imigrasi yang dengan bebas memberikan dokumen resmi kepada seorang buronan. 

"Berkaitan dengan peran imigrasi kemudian tidak pada posisi bagaimana memberikan passport tapi dia ( Djoko Tjandra) diketahui sudah di luar negeri. Sementara tidak ada (data) perlintasan masuk secara resmi," katanya. 

 Taufan Pawe Aklamasi Musda Golkar Sulsel, Bukti NH Bukan Kaleng-kaleng! Amin Syam, IAS-SYL Disebut

 30 Detik Paling Memalukan, Guru SMP Tak Sengaja Putar Video Syur di Kelas Depan Siswanya

 Teriakan Guru TK dari Ruang Kepala Sekolah Bikin Kaget, Pas Dicek Baju Bagian Ketiak Sobek

Dia membandingkan perlakuan pihak Imigrasi Indonesia kepada WNI yang mau masuk ke Indonesia, harus melewati pemeriksaan ekstra ketat. 

Padahal mereka adalah WNI dari luar negeri mau balik ke Indonesia untuk mengurus Indonesia. Sebut saja mahasiswa yang telah menuntut ilmu dan pebisnis. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved