Breaking News:

Sidang 11 Agustus, JPU Siapkan Belasan Saksi Dugaan Korupsi Jembatan Bosalia Jeneponto

Sidang perkara itu dijadwalkan, Selasa, 11 Agustus 2020, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar.

Ikbal/Tribun Jeneponto
Jembatan Bosolia di Kampung Bosalia, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyiapkan belasan saksi untuk sidang terdakwa korupsi pembangunan Jembatan Bosalia, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Sidang perkara itu dijadwalkan, Selasa, 11 Agustus 2020, di Pengadilan Tindak Pidana korupsi Makassar.

Sedikitnya empat terdakwa didudukan kejaksaan dalam perkara tersebut.

Mereka adalah Armas Aidil selalu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto 2016.

Hendak Cuci Pakaian di Sungai, Wanita Ini Diterkam dan Diseret Buaya di Mamuju, Begini Kronologisnya

Dosen Tikam Mahasiswi yang Juga Pacarnya hingga Tewas, Sakit Hati Lamaran Ditolak

5 Fakta Sosok Pahlawan PSM di Liga Indonesia 1999-2000, Sebagai Super Sub, Kondisi Rahman Usman Kini

Andi Sumardin sebagai Bendahara Pengeluaran pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2014 sampai 2017.

Rahmat Makmur, pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto tahun 2016.

"Ada belasan saksi kita siapkan untuk hadir di persidangan. Tapi saya lupa jumlah pastinya, " kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jeneponto Saud Malatua.

Untuk sidang pemeriksaan saksi pertama pekan depan, JPU menghadirkan empat saksi.

5 Fakta Sosok Pahlawan PSM di Liga Indonesia 1999-2000, Sebagai Super Sub, Kondisi Rahman Usman Kini

Tampang Toyota Corolla Cross Jelang Diluncurkan, Pesaing Honda CR-V dan Mazda CX-5, Ini Spesifikasi

Sidang terdakwa korupsi pembangunan Jembatan Bosalia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Sidang terdakwa korupsi pembangunan Jembatan Bosalia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. (TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI)

Sebelumnya, empat terdakwa didakwa dengan pasal 2 dan 3 tentang tindak pidana korupsi.

Keempat terdakwa berurusan dengan Pengadilan karena perbuatannya merugikan keuangan negara sekitar Rp669 juta pada proyek itu.

Kerugian negara sesuai hasil perhitungan yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Perwakilan Sulsel.

Proyek pembangunan Jembatan Bosalia tahap I dikerjakan 2016 oleh Dinas PU Jeneponto.(san)

Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved