Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUN TIMUR WIKI

Seluruh Prefektur di Jepang Terkonfirmasi Memiliki Orang Terpapar Covid-19

Kini, seluruh prefektur Iwate, Jepang yang selama ini diketahui kasus terpapar Covid-19 zero kini ada ada orang yang terinveksi.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Foto: AFP/STR/CHINA OUT
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat.  

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Pandemi virus corona belum berakhir.

Virus ini merebak ke berbagai negara.

Tak terkecuali di Jepang. Kini, seluruh prefektur Iwate, Jepang yang selama ini diketahui kasus terpapar Covid-19 zero kini ada ada orang yang terinveksi.

Sebanyak dua orang dinyatakan terinfeksi virus corona.

Kilas Balik 73 Tahun Silam, TNI AU Lakukan Operasi Serangan Udara Pertama

Daftar Harga Hp Oppo Update Akhir Juli 2020, Oppo A92, Oppo A52, Oppo A12, Oppo A31 & Spesifikasi

"Infeksi terkonfirmasi pada 2 orang di Perfektur Iwate, infeksi pertama yang dikonfirmasi di Perfektur Iwate," ungkap sumber Tribunnews.com dikutip Rabu ini (29/7/2020).

Menurutnya Perfektur Iwate, dipastikan bahwa dua orang di prefektur tersebut terinfeksi virus corona baru dengan rute berasal dari pengunjung warga luar Iwate yang datang ke sana di awal liburan minggu lalu.

Ini adalah pertama kalinya infeksi telah dikonfirmasi di Perfektur Iwate.

Dengan demikian kini semua perfektur, ada 47 perfektur di Jepang semuanya terkonfirmasi memiliki orang yang positif terinfeksi covid-19.

Korut Umumkan Dugaan Kasus Pertama

Kemunculan kembali kasus infeksi di sejumlah negara Asia menjadi epilog dari kisah virus corona pada pekan ini.

Korea Utara, negara yang selama ini masuk daftar negara dengan nol kasus virus corona, kini telah mengonfirmasi kasus pertama Covid-19 di negara itu Korea Utara Di Korea Utara, kasus Covid-19 pertama dilaporkan pada Minggu (26/7/2020).

Kasus Covid-19 pertama ini diduga berkaitan dengan seorang pembelot yang kembali ke negara komunis itu pada pekan lalu secara ilegal.

"Sebuah peristiwa darurat terjadi di Kota Kaesong, di mana seorang pembelot yang pergi ke Korea Selatan tiga tahun lalu, seseorang yang diduga telah terinfeksi virus ganas ,kembali pada 19 Juli 2020 setelah melewati garis demarkasi secara ilegal," demikian Kantor Berita Negara KCNA, dikutip dari BBC, Minggu (26/7/2020).

Pemimpin Korut Kim Jong-un kemudian mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat tinggi dan meminta penutupan kota itu.

Kim pun memerintahkan "sistem darurat maksimum" untuk menahan penyebaran virus corona.

Sementara, penyelidikan tentang bagaimana orang itu bisa melintasi perbatasan juga tengah dilakukan.

Setelah dianggap sukses mengendalikan virus corona di negaranya, Korea Selatan melaporkan 113 kasus infeksi baru pada Sabtu (25/7/2020).
Lonjakan ini merupakan yang terbesar sejak 31 Maret 2020 atau hampir empat bulan.

Para pejabat telah memperingatkan potensi kasus dapat berlanjut, seiring kedatangan warga Korea Selatan yang pulang dari luar negeri.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), lebih dari tiga perempat infeksi terbaru merupakan kasus impor.

"Setiap hari, kami merasakan krisis bahwa pandemi Covid-19 mungkin belum memuncak," kata Wakil Direktur KCDC Kwon Jun-wook, dilansir dari Reuters, Sabtu (25/7/2020).

Dengan tambahan itu, Korea Selatan telah melaporkan total 14.092 kasus dengan 298 kematian.

Kondisi serupa juga terjadi di Vietnam, ketika mendeteksi kasus infeksi lokal pertamanya setelah hampir 100 hari.

Pasien 416 itu adalah seorang pria pensiunan berusia 57 tahun dari Kota Danang, seperti dikutip dari AFP, Sabtu.

Pejabat kesehatan setempat telah menguji 105 orang yang telah melakukan kontak dekat dengannya.

"Pasien saat ini dirawat dengan ventilator karena mengalami gagal penafasan. Dia tidak pergi keluar kota dan hanya tinggal di rumah untuk menjaga cucunya dan berinteraksi dengan tetangga. Dia taj melakukan kontak dengan orang asing," kata pejabat itu.

Kota Danang telah dipadati wisatawan lokal yang kembali ke pantai dan restorannya sejak Vietnam melonggarkan penguncian.

Sebelum menunjukkan gejala, pasien tersebut sempat mengantarkan ibunya ke rumah sakit.

Namun, belum ada konfirmasi lebih lanjut bagaimana dia terinfeksi.

Hong Kong

Sementara itu, Hong Kong kini menghadapi gelombang ketiga infeksi virus corona.

Dikutip dari SCMP, Selasa (21/7/2020), gelombang ketiga ini muncul lebih sejak awal bulan ini ketika seorang koki di sebuah restoran lokal dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Hasil temuan lanjutan menunjukkan bahwa 3 dari 10 infeksi tersebut berasal dari pekerja laut atau awak pesawat, sedangkan 1 dari 4 kasus Covid-19 berasal dari pembantu rumah tangga.

Jumlah infeksi harian di Hong Kong mencapai rekor tertinggi pada Minggu (19/7/2020) dengan 100 kasus, melebihi puncak gelombang kedua yang terjadi pada Maret 2020.

Kapasitas rumah sakit umum kota juga telah mendekati titik darurat, dengan tingkat hunian tempat tidur dan bangsal isolasi masing-masing mencapai 71 dan 77 persen.

Sebanyak 1.450 unit berada di pusat karantina telah ditempati dan hanya menyisakan 196 unit. Hingga saat ini, Hong Kong telah melaporkan 2.634 kasus infeksi dengan 18 kematian.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Corona di Asia: Kasus Pertama Covid-19 di Korea Utara ", 
 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved