Kartu Prakerja

Insentif Kartu Prakerja Belum Cair? Berikut Solusi Mencairkan di ATM BNI, OVO, GoPay dan LinkAja

Tidak ada batas maksimum untuk melakukan penarikan saldo GoPay, dan batas minimum penarikan senilai Rp 10.000.

Editor: Hasrul
www.prakerja.go.id
Insentif Kartu Prakerja Belum Cair? Berikut Solusi Mencairkan di ATM BNI, OVO, GoPay dan LinkAja 

TRIBUN-TIMUR.COM - Insentif Kartu Prakerja Belum Cair? Berikut Solusi Mencairkan di ATM BNI, OVO, GoPay dan LinkAja

Berikut panduan dan Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja.

Setelah Daftar Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id, pendaftar bisa dapat Insentif Kartu Prakerja. Cek cara mencairkan dana Kartu Prakerja via ATM BNI atau e-wallet OVO, Gopay dan LinkAja.

Adapun Cara Mencairkan Dana Kartu Prakerja atau Insentif Kartu Prakerja bisa melalui e-wallet ( OVO, GoPay, LinkAja ) atau ATM BNI.

Banyak peserta program Kartu Prakerja yang belum mendapatkan Insentif Kartu Prakerja sebesar Rp 600.000 belum cair per bulan, sekalipun sudah selesai mengikuti pelatihan berbasis online tersebut.

Besaran Para Gaji Direktur Program Kartu Prakerja Paling Sedikit Rp 47 Juta, Sudah Diteken Jokowi

4 Link Live Streaming TV Online Cagliari vs Juventus Malam Ini, Tatap Liga Champions: Live RCTI

Ternyata ada beberapa alasan di balik tertahannya pencairan insentif. Umumnya, ini disebabkan kesalahan teknis yang tidak disadari oleh para peserta.

Direktur Operasi Kartu Prakerja, Hengki Sihombing menjelaskan, insentif akan diberikan jika peserta sudah membeli pelatihan pada mitra platform digital dan menyelesaikannya. Itu merupakan kewajiban bagi para peserta.

Setelah itu, peserta harus memberikan ulasan dan rating dari pelatihan yang sudah mereka beli. Selain itu, penilaian tersebut akan dilaporkan kepada manajemen Manajemen Pelaksana (PMO) kartu prakerja setidaknya dalam dua hari.

"Berikan rating 1-5 bahwa pelatihan ini cukup membantu atau tidak dan berikan ulasannya. Itu adalah syaratanya," ungkap dia dalam webinar Katadata: Disrupsi Digital untuk Pelayanan Publik, Selasa (14/7/2020).

Oleh sebab itu, tanpa merampungkan pelatihan yang sudah dibeli dan memberikan rating juga ulasan, maka insentif tak bisa dicairkan. Menurut Hengki, banyak peserta yang belum menyelesaikan proses pelatihannya.

"Masih ada beberapa peserta yang juga sudah beli pelatihan, cuma masih ada sisa saldo yang belum digunakan, dan itu harusnya bisa dibelikan pelatihan yang lain untuk tingkatkan kompetensi mereka," katanya.

Alasan lainnya adalah masalah administrasi. Pencairan insentif dilakukan melalui rekening BNI, atau e-wallet LinkAja, OVO, dan GoPay. Maka peserta harus memastikan nomor rekening atau pun e-wallet yang didaftarkan dalam Kartu Prakerja sudah sesuai.

Hengki mengatakan, bagi peserta yang mendaftarkan pencairan insentif melalui e-wallet perlu memastikan bahwa sudah menjadi akun premium. Dalam sektor keuangan, prinsip ini disebut Know Your Customer (KYC).

Artinya, peserta sudah melakukan registrasi rekening e-wallet dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga memiliki akun resmi yang terdaftar di platform dompet digital tersebut.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved