Tribun Bulukumba

Polisi dan DPRD Terus Telusuri Dugaan Korupsi BOK Dinkes Bulukumba

Untuk melanjutkan ke tingkat penyidikan, polisi sisa menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ist
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bery Juana Putra 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba tahun anggaran 2019, terus diusut polisi.

Untuk melanjutkan ke tingkat penyidikan, polisi sisa menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Namun berdasarkan temuan polisi, dari total anggaran Rp17 miliar, ditemukan kerugian negara sebesar Rp6,4 miliar.

"Untuk angka pastinya, kami masih menunggu hasil audit," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra, Selasa (28/7/2020).

Puluhan saksi telah diperiksa oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba terkait kasus ini.

Tak hanya polisi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, juga membentuk Panitia Khusus (Pansus), atas raibnya uang negara sebesar Rp6,4 miliar tersebut.

Namun berbeda dengan hasil temuan polisi, DPRD justru menemukan kerugian negara mencapai Rp7 miliar.

Hal itu berdasarkan penelusuran yang dilakukan setelah menghadirkan sejumlah pihak.

Seperti Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Andi Sufardiman, Kepala Dinkes Bulukumba dr Wahyuni dan PLt Dinas Kesehatan di tahun 2019, Andi Ade Ariadi.

"Ada Rp 7 Miliar yang menjadi temuan Pansus," Kata legislator PBB Bulukumba H Safiuddin beberapa waktu lalu.

Anggota Pansus lainnya, H Abu Thalib, mengaku, dirinya dan anggota Pansus, bakal berupaya untuk mengusut tuntas kasus BOK hingga ke akarnya.

"Kita jalan terus, tidak akan mundur sampai tuntas, sampai akarnya yang sekecil-kecilnya.
Kita mau mengetahui masalah dan penganggarannya hingga tahun 2020 ini," kata Legislator Partai Golkar itu. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved