Breaking News:

FKM Unhas

800 Peserta Ikuti Seminar Nasional FKM Unhas Bertajuk Peranan Kesehatan Lingkungan di Masa Pandemi

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin melalui Departemen Kesehatan Lingkungan menyelenggarakan Seminar Nasional.

TRIBUN-TIMUR.COM/ALFIAN
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Program Sulsel Muhammad Husni Thamrin narasumber Seminar Nasional seri pertama bertema "Peranan Kesehatan Lingkungan Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19". 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin melalui Departemen Kesehatan Lingkungan menyelenggarakan Seminar Nasional seri pertama bertema "Peranan Kesehatan Lingkungan Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19".

Kegiatan berlangsung pukul 09.30 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Selasa (28//7/2020).

Hadir sebagai narasumber yakni Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Program Sulsel Muhammad Husni Thamrin, Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Universitas Indonesia Prof Budi Haryanto, dan Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unhas Prof Anwar Daut.

Mengawali kegiatan, Ketua Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unhas, Erniwati Ibrahim, menuturkan kegiatan merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Unhas ke-64.

Hal ini menjadi kontribusi perguruan tinggi untuk membahas permasalahan Covid-19 dari aspek kesehatan lingkungan.

"Jumlah peserta yang registrasi sebanyak 2.700-an peserta, tersebar di seluruh wilayah nusantara. Ini merupakan seri pertama dan akan kembali kami hadirkan seri kedua di bulan Agustus mendatang. Semoga kegiatan ini bisa menjadi bagian nyata kita dalam upaya pencegahan Covid-19," jelas Erniwati.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FKM Unhas, Aminuddin Syam mengapresiasi kegiatan yang mengambil tema menarik.

Menurutnya, penentu kualitas kesehatan masyarakat dilihat dari kondisi lingkungan.

Olehnya itu, Departemen Kesehatan Lingkungan memiliki peranan strategis dalam upaya penanganan Covid-19.

"Kebijakan pemerintah seperti PSBB merupakan bagian dari implementasi rekayasa lingkungan. Ketika vaksin ataupun obat belum ditemukan, maka upaya memutus mata rantai dengan memanfaatkan kondisi lingkungan. Lingkungan disini berperan besar dalam mempengaruhi kesehatan masyarakat," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Alfian
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved