Tribun Makassar
Dua Kelompok Warga Nyaris Bentrok di Makassar, Tiga Provokator Diamankan Polisi
Mereka diduga sebagai provokator yang memicu dua kelompok pemuda di Makassar nyaris bentrok.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Tiga remaja diamankan Polisi, Minggu (26/07/2020) sekitar pukul 04.40 wita.
Mereka diduga sebagai provokator yang memicu dua kelompok pemuda di Makassar nyaris bentrok.
Ketiga remaja yang diamankan bernama Takdir, Idris dan Akbar. Takdir dan Idris diringkus petugas karena kedapatan membawa gerobak berisikan batu.
"Batu itu rencana untuk dipersiapkan melempar jika terjadi pecah antara warga Kandea dengan Bara Baraya," Kata Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Chaerul.
Sedangkan Akbar karena membunyikan Papporo lewat jam 00, sehingga dua kelompok warga tersebut nyaris ricuh.
Permasalahan awal kata Agus Chaerul sekitar pukul 00.30 wita. Seorang warga bernama Zulkarnain pemilik Papporo menyuruh Akbar membunyikan Papporo
Akbar lalu membunyikan papporo di pnggir kanal samping Posyandu dengan 3 kali letusan.
Karena mengganggu waktu istirahat warga setempat, seorang ibu rumah tangga dari Baraya datang menegur pelaku.
Suara letusan Papporo dianggap mengganggu waktu istirahat, apalagi ada anaknya yang masih kecil
Tak sampai disitu, seorang pemuda juga datang menegur dan langsung memukul Zulkarnaen selaku pemilik Papporo.
"Dari situlah situasi agak memanas baik dari warga Baraya maupun warga Kandea 3 pinggir kanal, " Ujarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan_20170810_164249.jpg)