Ferdinand Sinaga
Setelah 13 Tahun, Ferdinand Sinaga Resmi Gabung PSMS dari PSM, Begini Komentar dan Alasan The Dragon
Penantian yang cukup panjang bagi Ferdinand Sinaga karena setelah penantian selama 13 tahun bagi sang pemain akhirnya bisa memperkuat tim leluhurnya.
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM - Manajemen PT PSM sempat kaget ketika striker andalan Ferdinand Sinaga ingin bermain di klub lain.
Dan benar saja, Ferdinand Sinaga akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan klub Liga 2, PSMS Medan, yang juga tim kampung halamannya.
• Selain PSM Makassar, Ini 2 Klub Lainnya yang juga Memilih Stadion Sultan Agung Sebagai Homebase
• VIDEO: Ferdinand Sinaga Minta Izin ke Syamsuddin Umar Sebelum Hengkang dari PSM
Meski lahir di Bengkulu, Ferdinand Sinaga adalah striker berdarah Batak, dan akhirnya benar-benar bisa bergabung dengan PSMS Medan.
Sebuah penantian yang cukup panjang bagi Ferdinand Sinaga karena setelah penantian selama 13 tahun bagi sang pemain akhirnya bisa memperkuat tim leluhurnya.
Pada Jumat (24/7/2020), Ferdinand Sinaga resmi diikat kontrak oleh tim berjuluk Ayam Kinantan hingga akhir musim ini dengan status pinjaman dari klub Liga 1 2020, PSM Makassar.

Penantian panjang Ferdinand Sinaga selama 13 tahun ternyata memiliki kisah yang selama ini tak pernah terungkapkan.
Ferdinand Sinaga pun mengungkapkan alasan dirinya bergabung dengan PSMS Medan yang berlaga di kasta yang lebih rendah yakni Liga 2.
Padahal saat ini sudah membela klub Liga 1 PSM Makassar. Ferdinand Sinaga pun mengaku kesempatan berseragam PSMS ini tak akan datang dua kali.
• Kiper PSM Dipanggil Timnas, Ini 3 Saingan Miswar Saputra dan Kemampuannya Saat Dilatih Shin Tae-yong
• Mobil Mungil 4 Penumpang, Tak Kehujanan, Pakai AC, Harga Rp 60 Juta dan Bensin Mirip Yamaha NMAX
Pengakuan Ferdinand Sinaga, ternyata ia pernah mengikuti seleksi pemain PSMS Medan pada tahun 2007 lalu, namun berakhir kegagalan.
Sehingga, begitu ada kesempatan bergabung setelah 13 tahun kemudian, peluang untuk berseragam PSMS Medan tak lagi ditolaknya.
"Sebelumnya aku pernah ditolak 2007 lalu (gagal seleksi pemain PSMS). 13 tahun baru dapat kesempatan lagi.

"Kenapa tidak, makanya aku datang saja," ungkap Ferdinand, usai dikontrak PSMS, Jumat (24/7/2020) dikutip dari indosport.
Setelah resmi bergabung, misi besar Ferdinand Sinaga adalah fokus membantu klub barunya tersebut untuk dapat promosi ke Liga 1 musim depan, setelah terdegradasi musim 2019 lalu.
"Setelah resmi dikontrak, saya pastinya akan fokus membantu PSMS Medan untuk naik ke Liga 1," lanjut striker berusia 31 tahun kelahiran Bengkulu ini.
• 2 Kali Juara Ligina Bareng Persebaya dan PSM, Sukses juga Sebagai Pelatih, Begini Karier Aji Santoso
• Hendro Kartiko Merapat ke PSM, Syamsuddin Umar: Dia Paham Karakter Sepak Bola Makassar
Sebagaimana janjinya, Ferdinand Sinaga bertekad tampil dengan totalitas penuh di setiap laga lanjutan kompetisi Liga 2 2020.
Bahkan dirinya mengaku sudah memahami karakter termasuk ciri khas permainan keras PSMS yang menurutnya mulai hilang belakangan ini.
"Saya harap permainan keras yang jadi ciri khas PSMS bisa muncul lagi. Selain itu hubungan pengurus PSMS dan PSM juga sangat baik.

"Mungkin karena julukan timnya hampir sama, sama-sama ada kata ayamnya," pungkas Ferdinand Sinaga.
Setelah mengontrak Ferdinand Sinaga, PSMS Medan dikabarkan akan mengontrak pemain incaran lainnya yakni Paulo Sitanggang.
Paulo saat ini memperkuat dari klub Liga 1, Persik Kediri. Bahkan sebelumnya kedua belah pihak sudah sama-sama sepakat secara lisan.
PSM Belum Umumkan
Hengkangnya Ferdinand Sinaga ke PSMS Medan dengan status pinjaman, masih menyisakan cerita menarik di kalangan suporter dan pecinta PSM.
Mantan Pelatih PSM Syamsuddin Umar juga tahu persis bagaimana proses kepindahan pemain berjuluk The Dragon ini.
Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja merupakan teman akrab Syamsuddin Umar.
• Akhirnya Motor Metik Yamaha Terbaru 125 cc Mirip XMAX Adik Yamaha NMAX Dirilis, Saingi Honda Vario
• Mobil Mungil 4 Penumpang, Tak Kehujanan, Pakai AC, Harga Rp 60 Juta dan Bensin Mirip Yamaha NMAX
Malam saat Ferdinand bersama manajemen PSMS Medan, Syamsuddin Umar mengungkapkan bahwa Julis Raja menelponnya.
"Saya sebenarnya sudah mau tidur, teman saya Julius Raja menelpon, saya kaget ditelepon malam-malam. Dia bilang izin mau pinjam Ferdinand. Saya bilang, saya ini cuma penonton, izin ke manajamen," kata Syamsuddin Umar di acara Bincang Bola Virtual Tribun Timur Seri #8, Selasa (21/7/2020).
Mendapat telepon itu, Syamsuddin Umar langsung menanyakan keberadaan Ferdinand yang saat itu memng sedang bersama Julius Raja.

"Saya tanya dimana dia, dia (Julius) bilang ada di sampingnya. Saya minta bicara, dan Ferdinand bilang katanya jalan-jalan saja," ucap Syamsuddin.
Menurut Syamsuddin Umar, Ferdinand adalah pemain Batak yang karakternya sdah seperti orang Bugis Makassar.
"Ferdinand Sinaga kan gayanya sudah Makassar banget. Logatnya sudah gaya Makassar, bakan pernah bilang mau akhiri karir di sini.
• Fakta Terbaru China Saat Lockdown Covid-19, Pabrik Boneka Seks Laris Manis, Naik hingga 50 Persen
• Daftar 5 Amalan Jelang Idul Adha, Mulai dari Puasa Sunnah, Ibadah Haji, Umrah, hingga Ikut Berkurban
"Kita juga senang karakter Ferdinand, Makassar betul, tak mau kalah," imbuhnya.
Lanjut mantan pelatih yang mempersembahkan dua gelar untuk PSM, dia bahkan tak terlalu yakin Ferdinand akan pindah ke klub berjuluk Ayam Kinantan itu.
"Saya tak terlalu yakin dia akan pindah, apalagi dia katanya hanya mau nengok keluarga," ucapnya.

"Terlepas dari itu, saya bilang pemain profesional itu punya etika, dan mampu menjaga reputasi.
"Reputasi bukan hanya dari kemampuan di lapangan, tapi juga etika dan kepribadiannya," tambah Syamsuddin Umar.
Menurutnya, jika ada pemain yang sudah setengah hati membela PSM, lebih baik dilepas saja.
"Tapi kalau saya, kalau sudah ada pemin setengah-setengah. Dari dulu PSM, kalau ada pemain hebat datang dan pergi, biasa saja, tetap ada kader lain.
"Kita tak perlu meratapi, akan banyak Ferdinand lain. Dan terpenting, Ferdinan punya etika, tak mungkin pergi begitu saja," pungkasnya. (*)