Breaking News:

Rapat Dengar Pendapat

Pembangunan SPBU di Jalan Samratulangi Bulukumba Berlanjut Tanpa Izin Tetangga

Sebelumnya, pembangunan SPBU di lokasi tersebut ditolak oleh warga sekitar, salah satunya adalah Muhammad Natsir Tjais.

TRIBUN TIMUR/FIRKI ARISANDI
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba kembali melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait pembangunan SPBU di Jalan Samratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis (23/7/2020). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba kembali melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait pembangunan SPBU di Jalan Samratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis (23/7/2020).

Sebelumnya, pembangunan SPBU di lokasi tersebut ditolak oleh warga sekitar, salah satunya adalah Muhammad Natsir Tjais.

Menurut dia, pembangunan SPBU di lokasi pada penduduk, seharusnya tak boleh dilakukan.

Legislator Partai Gerindra Bulukumba, Muhammad Bakti, mengaku heran izin pembangunan SPBU terbit meski tak ada izin dari tetangga.

"Kok bisa terbit, yang sebelah utara berbatasan langsung tidak tandatangan. Hebatnya ini pengusaha," kata Muhammad Bakti.

Bakti mengaku telah menyampaikan hal ini secara langsung kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulukumba, beberapa waktu lalu.

Sementara Legislator Golkar H Abu Thalib, meminta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di lokasi tersebut. Apakah layak dibangun SPBU atau tidak.

"DPRD minta RTRW apakah layak dibangun SPBU di sana atau tidak. Dengan adanya SPBU ini apakah tidak mengganggu alur lalu lintas, itu juga yang mau kita tahu," kata Abu Thalib.

Sekadar diketahui, proses pembangunan SPBU hingga saat ini terus berlanjut.

Padahal persoalan izin pembangunannya kini masih berpolemik.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved