Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona

Ketika Kasus Covid-19 Maros Terus Bertambah, Gowa Justru Dapat Kabar Baik 106 Sembuh, Bandingkan!

Dalam waktu yang bersamaan, pemerintah umumkan kabar baik untuk Kabupaten Gowa. Dia kabupaten tersebut, penyangga Kota Makassar.

Tayang:
Editor: Ansar
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi alat tes swab. Foto: Petugas medis menunjukan alat swab pada kegiatan tes swab kepada penumpang KRL di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Tes swab yang dilakukan secara random untuk 300 penumpang dengan mengumpulkan cairan dari bagian belakang hidung dan tenggorokan tersebut sebagai salah satu metode untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di transportasi umum. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah melalui Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan Kabar Buruk untuk Kabupaten Maros.

Dalam waktu yang bersamaan, pemerintah umumkan kabar baik untuk Kabupaten Gowa. Dia kabupaten tersebut, penyangga Kota Makassar.

Kabar buruk untuk Maros yakni,  puluhan ASN atau PNS Inspektorat terpapar Virus Corona atau Covid-19.

Kasus Inspektorat menambah jumlah infeksi Corona Maros menjadi 343 orang.

Sementara kabar baik untuk Gowa yakni, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, sebanyak 106 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh kurun waktu sehari.

Untuk Maros, sebanyak 30 ASN yang menjadi Kasus Baru

Prakiraan Cuaca Selasa 21 Juli 2020: Berikut Daftar Wilayah Potensi Hujan, Petir hingga Cuaca Cerah

KRONOLOGI Calon Pengantin Tewas Dikeroyok Tetangga, Ibu Korban Dicekal saat Ingin Bantu Anaknya

Hal tersebut membuat Pemkab menutup sementara kantor Inspektorat dan akan melakukan sterilisasi kantor yang terletak di Jl Nasrun Amrullah, Kecamatan Turikale, tersebut.

Bupati Maros, Hatta Rahman yang ditemui di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros menjelaskan, ada sekitar 30 orang ASN lingkup Inspektorat yang terkonfirmasi Covid-19.

Hal tersebut berdasarkan hasil swab yang dilakukan pada 17 Juli 2020 dan hasilnya baru keluar 19 Juli 2020.

"Memang benar, ada sekitar 30 orang ASN Inspektorat yang terpapar covid-19. Selanjutnya akan kita lakukan swab untuk seluruh pegawai di Inspektorat.

Dengan adanya ASN yang terpapar, untuk sementara waktu ini, kantor Inspektorat akan dikosongkan dan disterilkan," ujar Hatta Rahman, Senin (20/7/2020).

 Hatta melanjutkan, untuk ASN Inspektorat yang hasil swabnya negatif, tetap diminta untuk bekerja.

Pelayanan akan dipindahkan ke Gedung Baruga B yang terletak di depan kantor bupati.

"Untuk sementara waktu, kantor Inspektorat akan ditutup, tapi proses kerja ASN yang hasil swabnya negatif tetap berjalan. Kita akan memindahkan kantor mereka ke Gedung Baruga B," tutupnya

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved