Tribun Wiki

TRIBUN WIKI: Jadi Ketua DPD Golkar Sulbar, Siapa H Muh Aras Tammauni?

Politisi senior Sulawesi Barat yang baru saja hengkang dari Partai Demokrat, terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) III DPD I Golkar

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
H Muh Aras Tammauni menerima pataka atau bendera kebesaran Golkar sebagai simbol terpilihnya menjadi Ketua Golkar Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU TENGAH - H Muh Aras Tammauni terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat.

Politisi senior Sulawesi Barat yang baru saja hengkang dari Partai Demokrat, terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) III DPD I Golkar Sulbar di Grand Maleo Hotel Mamuju, Sabtu - Minggu (18-19/7/2020) malam.

Lalu siapa H Muh Aras Tammauni?

Awe Aras sapaannya merupakan Bupati Mamuju Tengah 2015-2020 yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 lalu.

Aras terpilih secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal ketua Partai Lambang Pohon Beringin itu.

Enam DPD II, Ormas dan sayap Golkar sepakat mendorong orang nomor satu di Mamuju Tengah itu menjadi nahkoda Golkar setelah lama dijabat Plt.

Pria yang memiliki kebiasaan melucu itu, memecahkan rekor kemenangan calon kepala daerah pada Pilkada serentak tahun 2015 dengan meraih suara nyaris 100 persen.

Mantan Ketua DPRD Sulbar ini juga dikenal sebagai pengusaha sukses di kalangan masyarakat Mamuju, Sulawesi Barat.

Kembali ke Rumah

H Muh Aras Tammanui mengatakan, telah kembali ke rumahnya setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar.

Menurutnya bukan hal aneh dia masuk di Golkar, meski baru saja meninggalkan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Malam ini saya terus terang sangat terharu bisa memimpin Golkar Sulbar. Terus terang saya pernah ditanya wartawan, pak Aras ini lompat pagar, kenapa tiba tiba masuk di Golkar, saya katakan saya tidak lompat pagar tapi saya kembali ke rumah,"kata Aras, Sabtu (18/7/2020) malam dalam sambutannya usai terpilih.

Dia mengaku pernah menjadi pengurus partai golkar Sulbar selama 30 tahun, sehingga kembali ke Golkar bukan sesuatu yang baru dan aneh.

"Saya 30 tahun di partai Golkar sebelum menjadi Ketua Demokrat Sulbar. Jadi saya sebenarnya kembali ke rumah. Lompatan seperti ini bukan cuman saya yang berbuat. Alhamdulillah malam ini teman-teman Golkar mempercayakan saya, saya akan menggunakan almamater kuning ini dengan penuh amanah,"ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved