Editor MetroTV Yodi Prabowo Dibunuh
Polisi Selidiki Kemiripan Pisau Amir & Pelaku yang Bunuh Yodi Prabowo Setelah Anjing K9 ke Warungnya
Warung milik Amir sempat didatangi polisi dengan mengikuti arah endusan anjing K-9 dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).
TRIBUN-TIMUR.COM - Sudah hampir sepekan Editor Metro TV Yodi Prabowo tewas dan hingga kini kematiannya masih menjadi misteri
Tentang siapa pelakunya dan apa motif sang tersangka?
Almarhum Yodi Prabowo sebelumnya ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jakarta Selatan Jumat (10/7/2020)
Dua tusukan di leher dan dada menjadi penyebab almarhum tewas
Sudah banyak dugaan muncul sebagai motif pembunuhan itu
Seperti cinta segitiga atau masalah pribadi antara korban dengan pelaku
• Ternyata Mayat Yodi Bukan Ditemukan Pada Hari Jumat, Begini Pengakuan Orang yang Pertama Temukan
Bukti-bukti tersebut sudah dikumpulkan polisi untuk didalami demi menemukan jejak pelaku
Fakta yang terbaru adalah mengenai pisau dapur yang digunakan pelaku menusuk almarhum
Pekan lalu sehari setelah jasad almarhum ditemukan, polisi memeriksa pisau dari semua pemilik warung yang ada di sekitar TKP
Ada 10 pisau yang diperiksa polisi
Tindakan ini dilakukan setelah sebelumnya anjing pelacak K9 yang dikerahkan polisi mengarah ke sebuah warung tidak jauh dari TKP
Dari yang Tribun perhatikan, ada satu pemilik warung yang memiliki pisau hampir mirip dengan pisau pelaku
Dilihat dari tayangan TVONE dan foto dari jurnalis Kompas.com

Kecurigaan asal usul pisau itu pun sempat mengarah ke pemilik warung
Tapi tentu itu belum bisa dipastikan sebelum ada keterangan resmi dari kepolisian
“Yang diperiksa itu pisau saja. Ada tujuh pisau yang diperiksa,” kata pemilik Warung Pendopo Bu Mimi, Sulasmi (40) saat ditemui Kompas.com di pinggir Danau Cavalio, Rabu (15/7/2020) malam.
Menurut Sulasmi, pihak polisi ingin mengetahui jenis pisau yang ia miliki di warungnya.
Pemilik warung lainnya, Sari (53) mengatakan bahwa pisau miliknya juga diperiksa oleh polisi.
Setidaknya ada tiga pisau yang diperiksa polisi.
“Bapak (Amir) Sabtu lagi bersihin ikan sepat (pakai pisau), habis itu polisi ambil pisau itu (buat diperiksa),” ujar Sari saat ditemui Kompas.com di warungnya.

Ada tiga pisau milik Sari di warungnya yang diperiksa polisi.
Polisi kemudian memotret tiga pisau milik Sari.
Pemeriksaan dilakukan polisi, kata Sari dan Sulasmi untuk mengecek kesamaan jenis pisau yang ditemukan di dekat mayat Yodi.
Berlanjut Pemeriksaan pemilik warung-warung di pinggir Danau Cavalio termasuk ke dalam pengambilan keterangan sejumlah saksi.
Para saksi di antaranya keluarga, rekan kerja, kekasih hingga pemilik warung yang lokasinya tidak jauh dari tempat ditemukannya mayat korban.
"Dari keterangan saksi-saksi yang ada termasuk di warung ambil keterangan bahwa memang korban sering ke situ (warung)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).
Warung yang dimaksud Yusri adalah warung milik Amir.
Warung milik Amir sempat didatangi polisi dengan mengikuti arah endusan anjing K9 dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).
Amir adalah pemilik warung yang menjadi salah satu saksi dari 23 saksi yang diperiksa polisi dalam menyelidiki kematian Yodi yang jasadnya ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020) lalu.
Lokasi warung-warung yang diperiksa berjarak sekitar 400-500 meter dari tempat penemuan mayat Yodi.
Pesan Khusus dari Pembunuh Yodi Prabowo yang Sengaja Tinggalkan Pisau di TKP
Sudah direncanakan kah pembunuhan Jurnalis Metro TV Yodi Prabowo?
Alat bukti pisau dapur dan motor yang diparkir tidak jauh dari lokasi kejadian, menjadi satu dasar muncul alasan itu
Lalu yang tidak diduga adalah pesan tersembunyi pelaku meninggalkan alat bukti di TKP
Seperti ada yang ingin dia sampaikan kepada orang-orang terdekat almarhum
Apa itu?
• Ternyata Mayat Yodi Bukan Ditemukan Pada Hari Jumat, Begini Pengakuan Orang yang Pertama Temukan
Dari perbuatannya juga, sang pelaku seolah ingin memberitahukan jika kemarahannya sudah terbalas
Ha ini coba diungkap oleh Ahli Viktimologi, Heru Susetyo
Dari letak pisau yang ditinggalkan pelaku di TKP pembunuhan Yodi, itu disengaja

Pisau itu untuk meninggalkan pesan bagi keluarga maupun orang-orang terdekat Yodi.
"Terkait dengan proses ataupun modus operasi sampai terbunuhnya saudara Yodi Prabowo saya melihatnya memang sepertinya ada pesan yang ingin diberikan oleh tersangka atau pelaku dengan meninggalkan pisau di tempat tak jauh dari korban," kata Heru.
Sebab menurutnya, jika seorang pembunuh akan berpikir untuk tidak meninggalkan jejaknya agar mudah diketahui
Tapi ini sebaliknya, sengaja menyimpan tidak jauh dari jenazah korban
Sehingga, Heru yakin bahwa pelaku ingin memberikan pesan.
"Karena kalau seorang profesional yang memang tujuannya ingin membunuh dan tidak ingin terlacak secara cepat, tidak ingin diketahui secara cepat tentunya dia berusaha menghilangkan jejak-jejaknya."
"Tapi ini kan seperti memberikan pesan entah kepada siapa, entah kepada keluarganya Yodi, entah orang-orang sekitarnya," ujar dia, dikutip TribunJatim.com, Selasa (14/7/2020).
Heru menduga pelaku ingin menunjukkan betapa marahnya ia pada Yodi.
• Benarkah Ada Kisah Cinta Segitiga di Balik Misteri Pembunuhan Editor Metro TV Yodi Prabowo?
"Bahwa orang ini sudah saya hukum, sudah jadi korban kemarahan saya, korban dan sebagainya."
"Jadi saya melihat ada pesan yang disampaikan dengan meletakkan pisau tak jauh dari korban, karena melihat posisinya bahwa almarhum ditemukan setelah tiga hari dari Rabu hingga Jumat, artinya ada jeda waktu cukup panjang," terang Heru.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Periksa 10 Pisau Milik Warung di Dekat TKP Penemuan Jenazah Editor Metro TV"