Breaking News:

Banjir Bandang Luwu Utara

Korban Banjir Bandang di Luwu Utara Butuh Lilin dan Air Bersih

Tepatnya di wilayah Kelurahan Bone dan Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba dan Desa Radda, Kecamatan Baebunta.

TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Banjir bandang menghantam Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (13/7/2020). 

TRIBUNLUTIM.COM, MASAMBA - Banjir bandang menghantam Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (13/7/2020).

Tepatnya di wilayah Kelurahan Bone dan Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba dan Desa Radda, Kecamatan Baebunta.

Pasca banjir, ratusan rumah warga tertimbun lumpur, aliran listrik PLN terputus.

Warga yang masih bertahan di lokasi bencana gelap gulita.

Kini, warga membutuhkan bantuan penerangan sementara, seperti lilin dan sejenisnya.

Bukan hanya itu, warga juga krisis air bersih. Air bersih sangat dibutuhkan warga di lokasi bencana saat ini.

Warga Kelurahan Bone, Nildun mengatakan warga membutuhkan bantuan beras, mi instan dan lilin untuk penerangan.

"Bantuan beras, mi instan sama lilin kalau di daerah ku. Pakaian anak-anak butuh juga," kata Nildun kepada TribunLutim.com, Rabu (15/7/2020).

Warga kata Nildun juga butuh pasokan air bersih untuk kebutuhan masak makanan dan keperluan minum.

Saat ini, pasokan air PDAM di wilayah yang diterjang banjir bandang tidak beroperasi alias tidak mengalir.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved