Breaking News:

Unhas

Rektor Unhas Paparkan Aspek Sosiologis dari Pandemi Covid-19

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menyampaikan pandangannya terkait Pandemi Covid-19 dalam perspektif sosiologi.

Humas Unhas
Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menyampaikan pandangannya terkait Pandemi Covid-19 dalam perspektif sosiologi. 

Paparan ini disampaikan dalam launching buku 'Pandemi Corona: Virus Deglobalisasi Masa Depan Perekonomian Global dan Nasional'.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) berlangsung pukul 10.00 Wita secara virtual melalui aplikasi zoom dan live streaming di kanal youtube Indef, Senin (13/7/2020).

Hadir sebagai keynote speaker Bahlil Lahadania (Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal). Narasumber lainnya adalah Prof. Didin S. Damanhuri (FEM IPB/Pendiri Indef), Dr. Eany Sri Hartati (Ekonom Indef), Prof. Dr. Syamsul Arifin, M. Si., (Universitas Muhammadiyah Malang), Laura Nafika, Ph.D., (Universitas Airlangga), Prof. Yandra Arkeman (Institut Pertanian Bogor), Dr. M. Fadhil Hasan (Tim Ahli Wapres).

Peluncuran buku secara resmi dilakukan oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi hasil kolaborasi pemikiran dari kalangan akademisi maupun pelaku ekonomi yang telah menghadirkan satu sumber informasi terkait permasalahan bangsa saat ini.

"Pandemi global dengan segala dampaknya merupakan pengalaman baru bagi kita semua. Pemerintah sampai saat ini terus bekerja ekstra untuk mencari jalan keluar. Melakukan upaya perubahan dengan proses adaptasi lingkungan sangat diperlukan sebagai contoh bekerja dari rumah, rapat sampai pada aktivitas ekonomi dilakukan secara online," jelas Prof Ma'ruf.

Pengaruh yang ditimbulkan dari adanya wabah mempengaruhi segala sektor kehidupan berbangsa dan bernegara. Sampai sekarang pemerintah telah melakukan berbagi upaya pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan.

Usai peluncuran buku secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang dihadirkan.

Pada kesempatan tersebut, Prof Dwia Aries Tina sebagai Rektor Unhas sekaligus ketua Ikatan Sosiologi Indonesia menyampaikan gagasannya terkait Covid-19 dari perspektif sosiologi.

Prof Dwia menjelaskan bahwa Covid-19 merupakan salah satu fakta sosial yang tidak dapat dihindari. Hal ini terjadi karena permasalahan pandemi menghadirkan realisasi sosial yang didalamnya mempengaruhi proses sosial sampai menghadirkan pola tatanan baru yang dikenal sebagai era new normal.

Halaman
12
Penulis: Rudi Salam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved