Breaking News:

Tribun Mamuju Tengah

Seorang Duda di Pasangkayu Ditemukan Tewas di Rumah, Keluarga Tolak Autopsi

Warga Dusun Suka Damai, Desa Benggaulu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, ditemukan tewas di atas rumanya

Polres Pasangkayu
Kondisi korban yang ditemukan tewas di rumahnya di Kabupaten Pasangkayu Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PASANGKAYU -- Warga Dusun Suka Damai, Desa Benggaulu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar, ditemukan tewas di atas rumah panggungnya.

Korban diketahui bernama Muh Radi (49) mati dalam posisi baring menyamping di tempat tidur.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Hasbi kepada polisi bahwa korban sempat menelpon sebanyak 10 kali panggilan tidak terjawab.

Dia mengaku tak melihat panggilan korban karena dalam perjalanan dari Karossa.

"Panggilannya baru dilihat tiga jam kemudian. Sehingga lelaki Hasbi menelpon balik dini hari namun tidak diangkat lagi oleh korban,"kata Kasat Reskrim Polres Pasangkayu AKP Pandu Arief Setiawa kepada Tribun, Kamis (9/6/2020).

Habsi kemudian menyuruh istrinya Nur Amalia, pagi-pagi untuk melihat kondisi korban, sesampainya langsung mengetuk pintu rumah namun tidak ada respon dari dalam.

"Saksi Nur Amalia kemudian melihat kolom rumah dan mendapati korban tidak bergerak ditempat tidur sehingga spontan memanggil masyarakat untuk membantu membuka paksa pintu rumah korban dan mendapatinya sudah tidak bernafas,"ujarnya.

AKP Pandu Arief Setiawan berdasarkan hasil olah TKP beberapa hari sebelum korban ditemukan meninggal, sering mengeluh sakit di bagian kepala belakang dan dada.

"Korban tinggal seorang diri di rumah tersebut karena berstatus duda dan anaknya tinggal bersama mantan istrinya di Bone,"ucapnya.

Menurut hasil visum et refertum di TKP yang dilakukan oleh dr Suryani dan tenaga medis dari Puskesmas Sarudu, tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan.

"Keluarga Korban menerima kematian keluarganya dan menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah dibuatkan surat pernyataan,"katanya.

Jenazah korban telah dimandikan dan dikafani di TKP dan rencananya akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Bone oleh keluarganya.

"Korban tidak pernah keluar dari wilayah Pasangkayu dan tidak pernah ada riwayat kontak dengan orang dari wilayah yang tinggi penyebaran Covid-19 dan bukan merupakan ODP, PDP, OTG ataupun pasien positif Covid-19,"tuturnya. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved