Bendungan Jenelata
Pembangunan Bendungan Jenelata Masuk Tahap Pengukuran Lahan
Pembangunan Bendungan Jenelata Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sebagai pereduksi banjir kini dalam tahap pengukuran lahan.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNGOWA.COM, SUNGGUMINASA - Pembangunan Bendungan Jenelata Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sebagai pereduksi banjir kini dalam tahap pengukuran lahan.
Desa Tanakareng dan Desa Moncong Loe di Kecamatan Manuju akan ditenggelamkan karena menjadi lokasi pembangunan bendungan.
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Gowa Bidang Pengadaan Tanah BPN masih terus mengukur lahan.
"Kita berharap agar proses pengukuran tanah tetap berjalan sesuai dengan perencanaan awal," kata Kadis Perkimtan Gowa, Abdullah Sirajuddin, Selasa (7/7/2020).
Ia mengklaim, proses pengukuran lahan Bendungan Jenelata berlangsung dengan cepat. Bahkan menurutnya sudah melampaui target bidang dari perencanaan.
"Hari ini kita berada di lokasi pengukuran dan capaian bidang yang sudah diukur ini melampaui target dan InsyaAllah hari ini terakhir di Desa Tanakaraeng, besok kita akan bergerak ke Desa Moncong Loe lagi," tuturnya.
Selain itu, Abdullah mengklaim seluruh masyarakat Desa Tanakaraeng telah dilibatkan dalam sosialisasi pengadaan lahan Bendungan Jenelata.
"Seluruh masyarakat beberapa kali ikut hadir dalam sosialisas. Bahkan salah satu warga yang menolak diukur lokasinya itu, dia ikut bertanya," klaimnya.
Sementara itu PPK Pengadaan Tanah SNVT Pembangunan Bendungan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Muh Ikhsan Hatta mengatakan pada tahap ini ada sekitar 500 bidang tanah akan diukur.
Dari sekitar 500 bidang tanah yang ditargetkan, sekitar 286 bidang yang telah selesai pada tahap pengukuran khusus di Desa Tanakaraeng.
Tahap pengukuran selanjutnya akan dilakukan di Desa Moncong Loe.
"Sekarang 286 bidang untuk satu desa yaitu Desa Tanakaraeng. Karena inventarisasi awal sidang melenceng jauh dari perencanaan semula yang inventarisasi awalnya Desa Tanakaraeng ini hanya 172 Bidang. Tahu-tahunya banyak bidang yang dipecah-pecah tapi luasan tetap sama," jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan penentuan lokasi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, total bidang tanah yang akan masuk dalam pembebasan lahan Bendungan Jenelata yaitu 3.004 bidang dengan luas 1.722.28. hektare. (*)
Laporan Kontributor TribunGowa.com @bungari95
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/abdullah-sirajuddin-mengecek-progres-pembangunan-bendungan-jenelata-di-kecamatan-manuju.jpg)